Tribun

Dua Saksi Tersangka yang Kelaminnya Ditetesi Bakaran Alat Suntik Dicecar Puluhan Pertanyaan

Usai pemeriksaan, keluarga tersangka, Muhyiddin Syamsudin (43), mengaku dirinya dicecar 19 pertanyaan, sedangkan Widya 20 pertanyaan

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dua Saksi Tersangka yang Kelaminnya Ditetesi Bakaran Alat Suntik Dicecar Puluhan Pertanyaan
I Wayan Eri Gunarta
Sigit Hidayat Jati diamankan di Mapolres Gianyar atas kasus penjambretan di sejumlah tempat di Gianyar, Bali, Senin (7/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Sigit Hidayat Jati (35) menjadi tersangka kasus perampasan di wilayah hukum Polres Gianyar.

Kini ia pun mendekam di balik jeruji dengan menahan kesakitan.

Tak terima adanya penganiayaan, akhirnya keluarga korban pun melaporkan kejadian itu ke Bid Propam Polda Bali.

Usai melaporkan, kemarin Senin (14/8/2017), kini dua saksi pelapor diperiksa oleh Bid Propam Polda Bali, Selasa (15/8/2017) sore hari.

Adalah pacar tersangka, Try Widya dan N Udin.

Baca: Soal Tetesan Plastik di Kemaluan Terduga Pelaku, Ini Kata Kabid Humas Polda Bali

Mereka berdua diperiksa bergantian dengam dicecar 39 pertanyaan.

Usai pemeriksaan, keluarga tersangka,  Muhyiddin Syamsudin (43), mengaku dirinya dicecar 19 pertanyaan, sedangkan Widya 20 pertanyaan.

Pertanyaan itu, seputar laporan mengenai adanya penganiayaan tentang tetesan suntik dibakar yang diteteskan oleh anggota Buser Polres Gianyar di kelamin tersangka.

"Try Widya 20 pertanyaan. Saya 19 pertanyaan. Dan Sigit saat ini dalam pemeriksaan," ucap Udin kepada Tribun Bali, Selasa (15/8/2017).

Baca: Pertama Kali dalam 40 Tahun Hujan di Tokyo Terus-menerus Dalam 15 Hari Terakhir

Dijelaskannya, pemeriksaan itu dilakukan dari mulai pukul 15.30 Wita hingga pukul 19:30.

Udin menuturkan, bahwa pemeriksaan itu seputar penyiksaan yang di lakukan oleh anggota buser Polres Gianyar, baik di kos tersangka dan di Mapolres Gianyar.

Udin menegaskan, bahwa saat ini pihaknya kecewa dengan ucapan Kasat Reskrim yang tidak mengakui bahwa unitnya yang menangani kasus ini tidak melakukan hal tersebut.

Bukti sebuah foto yang dimiliki keluarganya, menampik keras ucapan Kasat Reskrim Polres Gianyar.

"Jadi, kalau kasat reskrim Gianyar mengatakan tidak (melakukan) penyiksaan, itu bohong.
Karena saya punya bukti foto kemaluan Sigit (tersangka) yang ditetesi cairan plastik yang di bakar (alat suntik dibakar)," katanya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas