Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Penjual Es Krim Keliling Terbaring Lemah di Rumah, Tubuhnya Kurus Kering

Kini keseharian Lukman Hakim (35), praktis hanya terbaring di tempat tidur. Untuk membalikkan badan atau bangun pun harus dibantu oleh istrinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kisah Penjual Es Krim Keliling Terbaring Lemah di Rumah, Tubuhnya Kurus Kering
Tribunjabar/Rezeqi Hardam Saputro
Lukman Hakim 

TRIBUNNEWS.COM,BANDUNG - Kini keseharian Lukman Hakim (35), praktis hanya terbaring di tempat tidur.

Untuk membalikkan badan atau bangun pun harus dibantu oleh istrinya.

Tubuhnya tinggal tulang dibalut kulit, kurus kering.

Nasib ayah dua anak perempuan yang masih kecil-kecil itu sungguh pilu.

Itu terjadi setelah ia menjalani satu operasi karena penyakit yang dideritanya.

Ditemui Tribun Jabar di rumahnya di Kampung Kebon Manggu No 96, RT01/04, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (31/8/2017) siang, sambil berbaring Lukman menceritakan awal mula sakit yang dideritanya hingga harus terkapar di tempat tidur.

Baca: Viral di Media Sosial, Ini Isi Karung yang Dibuang di Sungai Wonosobo

Rekomendasi Untuk Anda

Ini berawal dari penyakit hernia dan tumor yang dideritanya. Sebelumnya Lukman bekerja sebagai penjual es krim keliling menggunakan sepeda.

"Jadi dulu saya jualan es krim keliling pakai sepeda. Setiap hari hampir 60 kilogram es krim beserta tempatnya saya bawa pakai sepeda," ujar Lukman.

Ia mengaku berjualan es krim sudah lima tahun lamanya.

Baca: Eggi Sudjana Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemalsuan Dokumen

Setahun lalu, ia divonis mengidap hernia namun itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap mengais rezeki berjualan es krim keliling.

Namun rasa nyeri di perutnya semakin terasa sakit, hingga akhirnya dua bulan lalu ia terpaksa berhenti berjualan es krim keliling.

"Sebenarnya saya sudah merasa sakit setahun lalu, tapi tidak saya hiraukan karena saya harus bekerja mencari nafkah," ujar Lukman.

Keterbatasan biaya, membuat Lukman harus menggunakan asuransi kesehatan saat berobat dan sempat berpindah-pindah rumah sakit karena berbagai alasan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas