Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuh Domba Milik Warga Ternyata Anjing Misterius dan Terlatih

Dengan perilaku anjing yang taktis itu, Imam meyakini kalau anjing-anjing itu memiliki tuan yang melatih mereka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pembunuh Domba Milik Warga Ternyata Anjing Misterius dan Terlatih
Surya/Benni Indo
Domba-domba yang mati misterius di Dusun Ketangi, Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (14/9/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Polres Malang Kota merespon keresahan warga yang dombanya diserang oleh hewan buas yang diduga anjing.

Melalui Unit K-9, Polres Malang Kota akan menerjunkan dua anjing untuk membantu melacak pelaku utama terbunuhnya sejumlah domba.

K-9 adalah istilah untuk anjing yang dilatih khusus dalam membantu polisi dan penegak hukum.

Kepala Unit K-9 Polres Malang Kota Aiptu Imam Muhson Ridho menjelaskan dua anjing yang diterjunkan itu adalah anjing jenis Herder German Shelherd dan Belgian Malinois.

Kedua anjing itu kerap dilibatkan ketika petugas melacak narkoba atau bahan peledak.

"Setiap anjing punya kemampuan masing-masing. Mereka bisa mencium dari jarak 500 meter lebih," ujarnya, Selasa (19/9/2017).

Aiptu Imam bersama tiga petugas lainnya dan sejumlah warga melakukan patroli di kawasan Perum Puri Dewata, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Patroli itu dilakukan hingga subuh.

Rekomendasi Untuk Anda

"Patroli untuk analisa tentang gangguan anjing liar yang memangsa ternak warga," paparnya.

Dalam patroli itu, Imam mendapati dua ekor anjing jenis mix rottweiler dari pantauan CCTV.

Anjing itu setinggi sekitar 40 cm. Kedua anjing melintas di depan rumah warga pada tengah malam.

"Video itu terekam pada Jumat lalu ketika ada peristiwa pembunuhan sejumlah domba," katanya.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni juga menyarankan agar masyarakat yang menjadi korban segera melapor ke polisi.

Selain untuk tindakan lebih lanjut, juga sebagai cara mengumpulkan data daerah-daerah mana saja yang menjadi tempat perburuan anjing liar.

"Melalui laporan itu, kami bisa bergerak lebih detail menyasar pada lokasi. Kami pastikan siap untuk melayani masyarakat," tegasnya.

Imam mengatakan kalau anjing itu bergerak taktis. Diduga anjing itu sudah dilatih oleh tuannya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas