Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Ingatkan Warga Jateng Jangan Mudah Dikipas-kipasi

Jokowi mengatakan, kontestasi politik Pilkada yang berlangsung lima tahun sekali jangan sampai membuat antar warga menjadi 'grejegan' atau tidak rukun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jokowi Ingatkan Warga Jateng Jangan Mudah Dikipas-kipasi
Kompas.com/Moh Nadlir
Presiden Jokowi Widodo berbincang dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian usai membuka kegiatan Apel Kepala Satuan Wilayah (Apel Kasatwil) Polri tahun 2017. Apel akan berlangsung selama 9-11 Oktober 2017 yang bertempat di Akademi Kepolisian RI, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10/2017). KOMPAS.com/MOH NADLIR 

Sedangkan kelompok satunya membawa teman pula dari luar negeri, akhirnya terjadilah perang saudara.

Baca: Warga Bogor Kembalikan Jenglot yang Ditemukannya ke Gunung Mayang karena Sering Diganggu

"Lebih dari 25 tahun belum selesai, dan sulit untuk mempersatukan kembali," ungkap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan, adanya Pilkada serentak termasuk Pilgub Jateng 2018, diharapkan para pemilih memilih pemimpin yang terbaik, jangan sampai ada permusuhan antar warga.

"Pilih pemimpin kita yang paling baik, tapi jangan sampai 'grejegan' antar tonggo (tetangga), 'grejegan' antar kampung, jangan, saya titip betul," tegasnya.

Ia menegaskan kembali, ketika sudah terjadi pertikaian maka akan sulit untuk kembali seperti semula.

Baca: Sri Mulyani Sempat Bilang kepada Jokowi Indonesia Tak Punya Uang

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi utamanya melalui informasi yang beredar melalui media sosial.

"Ingat, kalau sudah gesekan itu membetulkannya kembali sangat sulit. Kita jaga bersama, jangan sampai gampang dikipas-kipasi, dikompor-kompori, ada kabar di media sosial yang negatif-negatif jangan gampang terpengaruh dengan hal-hal seperti itu," tandas Presiden Jokowi.

Dalam acara tersebut, hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas