Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polres Brebes Biayai 28 Anak Putus Sekolah

Polres Brebes ikut serta dalam Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang merupakan sebuah gerakan civil society di Brebes.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Polres Brebes Biayai 28 Anak Putus Sekolah
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak putus sekolah, Jumat (20/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Brebes, mencatat ada puluhan ribu anak yang tidak mengenyam bangku sekolah di Kota Bawang.

Jumlah tersebut terbagi dalam anak putus sekolah, anak tidak bersekolah, dan anak lulus tetapi tidak melanjutkan ke jenjang sekolah selanjutnya.

Polres Brebes ikut serta dalam Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang merupakan sebuah gerakan civil society di Brebes.

Tujuannya, mengupayakan pengembalian anak tidak sekolah ke sekolah.

Dengan Program Sethia, Polres Brebes mengangkat 28 anak asuh yang tidak bersekolah.

"Tahap pertama ini, kami akan memberikan pembiayaan kepada 28 anak asuh termasuk perlengkapan sekolah, seragam dan uang saku," kata Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, Jumat (20/10/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, kegiatan itu merupakan perwujudan Comander Wish Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

Satu diantaranya yakni perubahan kultur Polri yang ditampilkan dengan sosok Polisi yang humanis.

Selain itu, juga merupakan kepedulian bersama khususnya Polres Brebes dalam ikut membantu pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sugiarto mengharapkan nantinya jumlah anak asuh akan terus ditambah dan berkelanjutan, meskipun ada pergantian pimpinan. Pihaknya sudah berkomitmen untuk mendukung gerakan ini.

"Nanti, uang sakunya jangan dibelikan untuk yang lain, apalagi dibelikan pulsa untuk ibunya,” kelakar Sugiarto.

Sementara, seorang anak putus sekolah, Fahmi, mengatakan senang setelah mendapatkan tas dan perlengkapan sekolah.

"Berjanji mau giat belajar dan kembali ke sekolah," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas