Ketua Umum PPP Romahurmuziy Ngebas di Lustrum XII SMA 1 Yogyakarta
Lustrum XII SMA N 1 Teladan Yogyakarta terasa meriah berkat pertunjukan band dari para alumni, di JEC Jumat (15/12/2017).
Editor: Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Lustrum XII SMA N 1 Teladan Yogyakarta terasa meriah berkat pertunjukan band dari para alumni, di JEC Jumat (15/12/2017).
Tak tanggung-tanggung mereka yang nge-band bukan dari kalangan biasa dengan digawangi oleh M Romahurmuziy, ketua umum PPP.
Personel lainnya juga alumni dengan latar belakang bermacam-macam, ada yang pegawai KPU, mantan pilot pesawat olah raga hingga dermatologist di Jakarta.
Meski terbilang angkatan lawas, band bernama Bhinneka Svara IX Reunion ini membawakan lagu-lagu kekinian, seperi Sahabat sejati (Sheila on 7), Sempurna (Andra and The Backbone), Yogyakarta (kla project) hingga Akad (Payung Teduh).
Sontak tamu undangan dan ratusan siswa dan alumni yang datang turut bernyanyi saat Bhinneka Svara IX mendendangkan Akad.
Romahurmuziy yang saat ini juga tercatat sebagai Anggota Komisi Ekonomi, keuangan dan Perbankan DPR RI mengatakan, meskipun usia mereka semakin bertambah, tetapi tetap tidak boleh kehilangan irama yang melingkungi zaman now.
"Terbukti semua ikut bernyanyi saat Payung Teduh, itu menunjukkan bahwa kita harus beradaptasi dengan kekinian," ujarnya.
Saat disinggung sejarah band mereka terbentuk, Romi sapaan akrabnya menceritakan bahwa dirinya memang pemain band sejak SMA.
Romi sendiri lulus dari SMA 1 teladan pada 1993, dan band ini terbentuk pada 1991.
Di SMA 1 dari angkatan ke angkatan diwajibkan menggunakan nama band official yakni Bhineka Svara, dan mereka adalah angkatan ke-9.
Setelah terpisah 20 tahun lebih akhirnya dipertemukan lagi di Lustrum XII.
Sepanjang kiprahnya, band ini pernah memenangkan juara 2 dan best keyboardist di HUT SMA Muhammdiyah 1 di tahun 1991 dan juara harapan 1 dalam festival band antar SMA se-DIY yang diadakan di Wonosari di tahun yang sama.
Bermain dari satu pangung satu ke panggung yang lain pun telah dilalui mereka.
"Begitu kuliah, kami menekuni dunia profesional apalagi selepas kuliah. Setelah terpisah 20 tahun lebih, ada panggilan dari almamater untuk kita bersama-sama lagi. Maka seminggu dua kali saya latihan dengan teman-teman karena kebetulan banyak yang di Jakarta dan karena saya memang penggemar musik, latihannya di studio di rumah saya," ungkap pemain bass ini.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.