Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bupati Demak Terseret Dugaan Penipuan Calon Jemaah Haji

Dugaan kasus penipuan, yang melibatkan terlapor HM Natsir (Bupati Demak), memasuki babak baru.

Bupati Demak Terseret Dugaan Penipuan Calon Jemaah Haji
tribunjateng/tim
BUKTI BARU - Bertempat di ruang lobi Hotel Ciputra Semarang, ketiga kuasa hukum Siti Halimah membeberkan bukti baru terkait dugaan kasus penipuan yang melibatkan HM Natsir (terlapor) yang diberikan kepada pihak Polda Jateng, Senin (25/12) 

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Dugaan kasus penipuan, yang melibatkan terlapor HM Natsir (Bupati Demak), memasuki babak baru.

Tim Kuasa Hukum dari Siti Halimah (62) dan Ahmad suaminya (alm) yakni HDI, Herry Darman, Hery Iskandar, dan Lukman Muhajir telah memberikan bukti baru kepada Polda Jateng.

Bertempat di ruang lobi Hotel Ciputra Semarang, ketiga kuasa hukum Siti Halimah itu membeberkan bukti baru yang diberikan kepada pihak Polda Jateng.

Bukti baru berupa baju Ikrom, koper, surat pertanggungjawaban HM Natsir, yang memastikan bahwa Halimah dan suami berangkat ibadah ke tanah suci.

"Sudah ada bukti baru yang kami serahkan kepada pihak Polda Jateng, yakni, koper, baju Ikrom, dan surat yang ditandatangani langsung oleh HM Natsir, sebagai bukti tanggung jawabnya memberangkatkan Halimah beserta suaminya ke tanah suci, bahkan surat itu dibenarkan oleh para saksi," kata Herry Darman kepada beberapa awak media, Selasa (26/12/2017).

Bukti baru tersebut melengkapi bukti-bukti yang sebelumnya sudah diberikan kepada Polda Jateng, yakni berupa bukti transfer korban senilai Rp 50 juta, di mana masing-masing Halimah dan suaminya Ahmad membayar Rp 25 juta per orang.

"Selain itu ada juga paspor, visa, bukti transfer ke Bank Mandiri Syariah Kudus, serta tiket pulang pergi Semarang-Jakarta."

"Karena korban ini hanya diberangkatkan sampai ke Jakarta, ketika ditanya lagi kapan berangkat ke Mekkah, pihak terlapor hanya mengatakan belum bisa karena pesawat yang rencana akan membawa korban ke tanah suci sedang mengalami gangguan, sehingga tidak bisa berangkat ke tanah suci," bebernya.

Disisi lain, kuasa hukum Halimah, Herry Iskandar juga menjelaskan terkait dugaan tindak pidana penipuan/penggelapan atas nama korban Halimah dan Ahmad warga Desa Doreng, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak ini sudah lapor secara resmi ke Polda Jateng, dengan memberikan alat bukti. (tribunjateng/tim)

Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas