Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Bertengkar Dengan Ibunda, Siswi SMK Ini Malah Kabur dan 'Ngamar' Besama Pacar di Hotel

Wanita berusia 16 tahun itu diamankan bersama pacarnya yang berusia 18 tahun di salah satu hotel yang terdapat di jalan Merdeka

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bertengkar Dengan Ibunda, Siswi SMK Ini Malah Kabur dan 'Ngamar' Besama Pacar di Hotel
Tribun Kaltim/Christopher Desmawangga
Wakasat Sabhara Polresta Samarinda, AKP Surya Irianto memberikan pembinaan kepada pasangan bukan suami istri yang terjaring operasi cipta kondisi, Kamis (25/1/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Akibat kurang mendapatkan perhatian dari orangtuanya, siswi kelas XI salah satu SMK Negeri di Samarinda ini, memilih untuk check in hotel bersama kekasihnya.

Akibatnya, pasangan remaja tersebut diamankan Sat Sabhara Polresta Samarinda saat melakukan operasi cipta kondisi ke hotel kelas melati dan guest house, pada Kamis (25/1) pagi tadi.

Cewek berusia 16 tahun itu diamankan bersama pacarnya yang berusia 18 tahun di salah satu hotel yang terdapat di jalan Merdeka.

Baca: Jual Suami Lewat Facebook, Wanita Muda Asal Surabaya Ikut Bercinta Dengan Pelanggan

Selain keduanya, petugas juga mengamankan pasangan mesum lainya di hotel jalan Pelita, dan seorang yang tidak dapat menunjukan KTP.

Dari pengakuan gadis berambut panjang itu, dirinya kabur dari rumah karena tengah bertengkar dengan ibunya.

Berita Rekomendasi

"Saya kelahi sama mama, makanya keluar rumah," ucapnya, Kamis (25/1/2018).

Lanjut dia menjelaskan, akibat permasalahan dalam keluarga, dirinya kerap tidak mendapatkan perhatian dari orangtuanya, hal itulah yang membuatnya mencari kesenangan diluar rumah.

"Saya tidak diperhatikan sama orangtua, bapak saya di Hulu, ibu saya tidak perhatian, padahal saya sempat dapat ranking di sekolah, tapi tetap saja tidak ada perhatianya," urainya sambil terisak tangis.

Sementara itu, Wakasat Sabhara Polresta Samarinda, AKP Surya Irianto menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembinaan terlebih dahulu kepada semua yang terjaring, termasuk memanggil keluarga setiap orang yang terjaring.

"Pendataan dan pembinaan, panggil orangtua atau keluarga mereka, karena mereka ini baru kali ini terjaring, kalau sudah dua kali kami akan proses tipiring," ungkapnya.

"Operasi ini terus akan kita lakukan, guna antisipasi tindak kejahatan, termasuk penyakit masyarakat," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas