Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pimpinan Ponpes Al Hidayah Dianiaya, Santri Jangan Terprovokasi

Komplek Pondok Pesantren Al Hidayah yang terletak di Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, mendadak dipenuhi puluhan orang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pimpinan Ponpes Al Hidayah Dianiaya, Santri Jangan Terprovokasi
Tribun Jabar/Seli Andina
Warga mendatangi Pesantren Al Hidayah setelah mendapat informasi kejadian penganiayaan yang menimpa pengurus Pondok Pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri, Sabtu (27/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komplek Pondok Pesantren Al Hidayah yang terletak di Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung mendadak dipenuhi puluhan orang.

Orang-orang tersebut merupakan para santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Para santri tersebut datang ke Pesantren Al Hidayah setelah mengetahui kejadian penganiayaan yang menimpa pimpinan pengurus Pondok Pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri.

"Ini kan pesantren pusat Al Hidayah, jadi kalau ada apa-apa pasti ke sini," ujar Iwan Ismail (35), santri Pesantren Al Hidayah sekaligus saksi.

Meski banyak orang datang ke pondok pesantren tersebut, pihak kepolisian tetap mengimbau agar massa tidak mengambil tindakan sendiri dan tetap teratur.

Menurut Kapolsek Cicalengka, Kompol Asep Gunawan, massa diimbau untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

"Jangan mudah terprovokasi yang menyangkut hal-hal yang merugikan semua pihak," ujar Kompol Asep Gunawan.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Polisi Sebut Terduga Penganiaya KH Umar Basri Alami Gangguan Jiwa

Kompol Asep Gunawan menekankan bahwa kejadian penganiayaan tersebut murni tindak kriminal.

Kejadian penganiayaan yang menimpa Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri, terjadi Sabtu pagi, sekira pukul 05.30 WIB.

Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di dalam masjid usai salat subuh oleh salah satu santrinya, sementara pelaku telah melarikan diri.

Ia dianiaya oleh orang tidak dikenal di dalam masjid.

Tersangka memukul korban yang sedang duduk berdoa wiridan secara membabi buta hingga mengalami luka di kepala dan wajah.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Cicalengka dan kini dirujuk ke RS Al Islam, Bandung.

Pelaku sempat teridentifikasi, ia mengenakan pakaian kemeja Levis dan mengenakan sarung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas