Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rekontruksi Pelecehan Seksual Pasien National Hospital Peragakan 31 Adegan

Satreskrim Polretabes Surabaya terus melengkapi penyidikan kasus pelecehan seksual dengan korban W, pasien National Hospital.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Rekontruksi Pelecehan Seksual Pasien National Hospital Peragakan 31 Adegan
Tribunnews.com
Pelecehan Pasien di RS National Hospital 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Satreskrim Polretabes Surabaya terus melengkapi penyidikan kasus pelecehan seksual dengan korban W, pasien National Hospital.

Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan rekonstruksi, Rabu (31/1/2018) malam.

Dalam rekontruksi itu, penyidik menggelar secara tertutup. Media tak diberi kabar dan baru mengetahui pada Kamis (1/2/2017).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, rekonstruksi sudah dialakukan dan ada sebanyak 31 adegan yang diperankan.

Rekonstruksi mulai sebelum masuk kamar operasi, selesai operasi dan masuk ke kamar recovery.

“Rekenontruksi berjalan lancar dan baik tidak ada kendala,” sebut Rudi kepada wartwan, Kamis (1/2/2018).

Dalam rekontruksi ini, terangka Zunaidi diperankan sendiri. Dia yang sudah dipecat dari perawat National Hospital ini menjalankan rekontruksi secara lancar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan W, tidak diharirkan oleh polisi dalam rekontruksi ini.

Peran W diganti dengan orang lain yang sudah disiapkan oleh tim penyidik Polretabes Surabaya.

Dan Zunaedi memperagakan sesuai dengan pengakuan yang sudah disampaikan ke penyidik dalam pemeriksaan yang telah dilakukan.

Rekonstruksi ini dilakukan guna melengkapi bahan penyidikan yang sudah dilakukan.

Selajutnya, nanti nanti bakal dimasukan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Jika sudah lengkap, selanjutnya penyidik melimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Diberitakan sebelumnya, Zunaidi melakukan pelecehan seksual terhadap W, pasien wanita di Nasyinal Hospital Surabaya.

Pelecehan tersebut dilakukan pada 23 Januari 2018, setelah W melakukan operasi di rumah sakit tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas