Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Juni Diharapkan Beroperasi, 2 RSP di Perbatasan Belum Dapat DAK, Puskesmas Topang Sementara

Dinas Kesehatan Kalimantan Utara menargetkan dua Rumah Sakit Pratama (RSP) di perbatasan bisa dioperasikan pada Juni nanti.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Juni Diharapkan Beroperasi, 2 RSP di Perbatasan Belum Dapat DAK, Puskesmas Topang Sementara
Tribun Kaltim/Muhammad Arfan
Usman, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara 
Memuat video…

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan Kalimantan Utara menargetkan dua Rumah Sakit Pratama (RSP) di perbatasan bisa dioperasikan pada Juni nanti.

Dua RSP tersebut ialah RSP Sebuku dan RSP Krayan. Keduanya berada di Kabupaten Nunukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara Usman menjelaskan, sebetulnya RSP tersebut belum memiliki alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan akhirnya disepakati dua rumah sakit itu akan didukung oleh Puskesmas di sekitarnya.

"Artinya beberapa tenaga kesehatan dan alat kesehatan di Puskesmas akan kita drop ke RSP itu. Utamanya alat kesehatan dulu. Juni kita targetkan sudah mulai beroperasi," kata Usman saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (1/4/2018).

Tenaga dan alat kesehatan yang akan didrop ke RSP kata Usman, klasifikasinya sudah diatur dalam Permenkes Nomor 56 Tahun 2014.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengoperasian RSP Sebuku dan Krayan dikejar untuk memenuhi segala macam perizinan dan registrasinya. Usman mengatakan, jika sudah teregister, RSP itu akan mudah mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Kita harus operasikan untuk mendapatkan register. Setelah teregister, baru bisa masuk daftar ke e-planning untuk dapat DAK," ujarnya.

Dengan begitu, kebutuhan alat kesehatan dan tenaga medisnya baru bisa diupayakan secara maksimal.

"Dari segi perizinannya saya kira tidak ada masalah, karena yang menerbitkan adalah kabupaten. Apa yang kurang, kita fasilitasi nanti," sebutnya.

Untuk diketahui, RSP Long Bawan dibangun dengan APBD Kalimantan Timur waktu itu. Sedang RSP Sebuku dibangun oleh Pemkab Nunukan.

Dinas Kesehatan Kalimantan Utara pernah menyodorkan usulan penganggaran alat kesehatan kepada Kementerian Kesehatan sebesar Rp 30 miliar namun tak kunjung terealisasi.

Masyarakat perbatasan lanjut Usman sangat berharap kedua fasilitas kesehatan di perbatasan itu bisa beroperasi segera mungkin.

Sebab lazimnya, masyarakat yang membutuhkan tindakan pengobatan rujukan harus mengeluarkan biaya yang mahal karena harus menyewa pesawat terbang menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, RSUD Nunukan, maupun RSUD Malinau. (Wil)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas