Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sebanyak 716 Peserta SBMPTN di Solo Tidak Hadir Saat Tes

Ada total 716 peserta seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) di Solo yang tak hadir dalam ujian tersebut, yang berlangsung pada Selasa

Sebanyak 716 Peserta SBMPTN di Solo Tidak Hadir Saat Tes
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Panitia membagikan lembar untuk mengisi jawaban kepada para peserta pada pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Selasa (8/5/2018). Pelaksanaan SBMPTN 2018 di Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung diikuti 56.069 peserta, dengan rincian yang mengikuti ujian tulis berbasis cetak (UTBC) sebanyak 52.799 peserta, ujian tulis berbasis komputer (UTBK) 2.270 peserta, dan UTBK berbasis android 1.000 peserta. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Ada total 716 peserta seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) di Solo yang tak hadir dalam ujian tersebut, yang berlangsung pada Selasa (8/5/2018).

Jumlah itu dirasa besar karena mencapai 5 persen dari total peserta tes masuk PTN di Solo lewat jalur tersebut, yakni 26.743 peserta.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Lokal (Panlok) 44 Solo, Sutarno.

Menurut Sutarno, ada sejumlah hal alasan peserta memutuskan tak hadir di ujian tes masuk PTN itu.

Tetapi pihaknya tak dapat mengetahui alasan-alasan tersebut.

"Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Mungkin sudah diterima di tempat lain. Atau dulu saat mendaftar salah pilihannya. Tak ada yang pasti," urainya.

Menurutnya, dari jumlah 716 peserta tak hadir di tes SBMPTN itu, terdiri dari 666 peserta ujian tulis berbasis cetak (UTBC), serta 50 peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

Lebih jauh ia menuturkan, untuk menjamin kelancaran ujian di luar kampus UNS, panitia menempatkan personel dari dosen UNS sebagai penanggung jawab lokasi (PJL).

"Petugas tersebut memiliki tugas sebagai wakil, penghubung, dan juga narasumber terhadap berbagai permasalahan yang muncul saat pelaksanaan ujian," urai Sutarno.(*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas