Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tega, Wanita Ini Aniaya Balita Hingga Mengucurkan Darah

Terkait kasus ini, Sigit mengaku belum bisa memberikan keterangan, karena pelaku baru saja diamankan dan dalam proses penyelidikan

Tega, Wanita Ini Aniaya Balita Hingga Mengucurkan Darah
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB – Masyarakat Berau dihebohkan dengan sebuah video yang mempertontonkan kekerasan. Apalagi korbanya adalah anak balita.

Dari video yang diperoleh Tribunkaltim.co, dalam video tersebut tampak seorang balita yang diperkirakan berusia dua tahun, tengah dimarahi.

Meski tidak terlihat wajah pelakunya, namun bisa dipastikan, yang menganiaya bocah malang tersebut adalah seorang wanita dewasa yang diduga ibunya sendiri. Dalam tayangan ini, terdengar suara sang wanita yang tegah kesal.

“Kau lihat ini, kau lihat ini,” kata wanita tersebut sembari berteriak. Tidak hanya itu, sang balita mendapat pukulan keras yang mengakibatkan darah mengucur dari hidung dan bibirnya hingga mengalir ke dagu.

Balita itu hanya bisa menangis, sementara wanita tersebut masih berteriak-teriak. Diduga kasus ini dilatarbelakangi masalah rumah tangga. Merasa kesal ditinggalkan, sang anak menjadi pelampiasan kemarahan.

“Mana kau pilih, Ken** atau Yeni,” teriaknya. Masih terus berteriak, wanita tersebut mengaku tidak dinafkahi oleh seorang pria yang diyakini ayah dari balita malang itu.

“Kau lihat anakmu? Berdarah dia. Kita tidak dibiayai, bapaknya enak-enak, pergi enak-enak sama Yeni,” katanya lagi. Video ini menjadi viral dan beredar luas di media sosial sejak Selasa (22/5/2018). Tidak perlu waktu lama, polisi langsung menciduk seorang perempuan yang diduga pelaku kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono saat dikonfirmasi tribun di kantornya membenarkan, pihaknya telah mengamankan seorang wanita yang diduga pelaku kekerasan di dalam video itu.

“Kami melakukan patroli di media sosial, karena itu kami harap masyarakat lebih bijaksana menggunakan media sosial,” tegasnya.

Terkait kasus ini, Sigit mengaku belum bisa memberikan keterangan, karena pelaku baru saja diamankan dan dalam proses penyelidikan. “Terduga pelaku ini masih kami mintai keterangan, baru kita amankan beberapa menit yang lalu,” imbuhnya..

Terduga pelaku kekerasan ini berinisial OV, belum diketahui identitas lengkapnya. “Nanti lah kalau sudah selesai penyelidikannya, kami sampaikan ke teman-teman wartawan,” tandasnya.

Pelaku diduga sengaja memvideokan kekerasan fisik terhadap bocah tersebut untuk mendapat perhatian dari suaminya. “Kami juga belum tahu motif yang sebenarnya, kasusnya masih ditangani penyidik,” kata Sigit. (Geafry Necolsen)

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas