Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diejek Paman Saat Berkaca, Ridwan Langsung Menusuk Lehernya Hingga Tewas

Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winda Muharrani menghadirkan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Diejek Paman Saat Berkaca, Ridwan Langsung Menusuk Lehernya Hingga Tewas
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Mareza Sutan A J

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Gara-gara tersulut emosi, Ridwan tega menusuk pamannya dari belakang.

Itu lantaran dia diejek oleh pamannya ketika sedang berkaca, Rabu (11/4/18) silam.

Kini, dia dihadapkan di persidangan untuk mendengarkan penjelasan saksi, Kamis (12/7/18) di Pengadilan Negeri Jambi.

Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winda Muharrani menghadirkan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan.

Di antaranya, Seha, Bibi terdakwa, Adi Gustari, Paman terdakwa, dan Harold dari anggota kepolisian.

Dalam keterangannya, Seha tidak melihat langsung kejadian itu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi waktu itu saya lihat dia lari, kabur," kata dia.

Sementara itu, Adi Gustari selaku saksi korban mengaku ditusuk pada leher bagian belakang.

Setelah melakukan perbuatan itu, terdakwa melarikan diri.

"Waktu itu saya ditusuknya di sini, berdarah," katanya sambil menunjukkan bekas luka.

Dia mengaku tidak memiliki masalah dengan terdakwa.

Menurut keterangan Harold, terdakwa menyerahkan diri beberapa saat setelah kejadian.

"Pelaku menyerahkan diri. Dia yang datang ke kantor," katanya.

Dia pun mengatakan, tidak ada kelainan pada diri terdakwa ketika dilakukan pemeriksaan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas