Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Simpan Uang di Celengan Bambu, Lelaki Buruh Harian Ini Akhirnya Pergi Naik Haji Bersama Istrinya

Berkat kegigihannya menabung selama 14 tahun, dia dan suaminya berkesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2018.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Simpan Uang di Celengan Bambu, Lelaki Buruh Harian Ini Akhirnya Pergi Naik Haji Bersama Istrinya
Kompas.com
Mukhlisah adalah istri dari Abdul Chamid (59). 

Daftar haji

Berbekal uang tabungan itu, Abdul Chamid dan Mukhlisah akhirnya bisa mendaftarkan diri untuk berangkat haji.

"Waktu bayar, ada yang kami bayar dengan uang (logam) lima ratusan. Bawanya ya berat," ujar Mukhlisah sembari tersenyum. Untuk melunasi biaya haji sebesar Rp 36 juta per orang, Mukhlisah kembali melanjutkan tradisi menabungnya. Namun kali ini, istri dari Abdul Chamid itu memindahkan tempat menabungnya ke dalam celengan plastik.

Tradisi menabung untuk biaya ibadah haji yang dilakukan Mukhlisah berlangsung hingga cukup untuk ongkos berangkat ke Tanah Suci.

"Lama menabungnya, kira-kira 14 tahun lebih," katanya.

Pada tahun 2018, keduanya dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji melalui embarkasi Surabaya.

Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 79 dan dijadwalkan berangkat pada 13 Agustus 2018.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak 5 tahun lalu, Abdul Chamid banting stir dari bekerja sebagai buruh pabrik menjadi penjual es tebu.

Dia berjualan es bercampur air perasan tebu setiap hari Minggu di Taman Kebonratu, Kepaksari, Jombang.

Abdul Chamid menuturkan, Minggu (15/72018) lusa, akan menjadi aktivitas berjualan es tebu terakhir sebelum dia dan istrinya berangkat ke Tanah Suci.

"Waktunya persiapan. Satu bulan lagi berangkat, tapi sampai sekarang kami belum persiapan apa-apa," ujarnya. Pada Jumat (13/7/2018) pagi menjelang siang, Abdul Chamid dan Mukhlisah selesai mengikuti kegiatan manasik haji di lapangan IPHI Jombang di bawah bimbingan KBIH Thoriqul Jannah.

Keduanya meninggalkan lokasi dengan naik motor matik sembari menenteng dua koper berukuran besar dan dua berukuran sedang yang nantinya akan dibawa ke Tanah Suci. (Kontributor Jombang, Moh. Syafií)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kisah Penjual Es Tebu Naik Haji Berkat Nabung di Celengan Bambu Selama 14 Tahun

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas