Kasus Penganiayaan yang Libatkan Oknum Pejabat Pemprovsu dan Sekuriti Berakhir Damai
Oknum PNS yang menjabat sebagai kepala seksi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprovsu, sempat menginap satu malam di kantor polisi
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Medan Satia
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Insiden oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Sumut yang menampar petugas sekuriti Kantor Gubernur Sumut, Kamis (26/7/2018) siang berakhir damai.
Oknum PNS yang menjabat sebagai kepala seksi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprovsu, sempat menginap satu malam di Kepolisian Sektor Medan Baru.
"Informasi begitu. Saya tadi dengar langsung mereka (para sekuriti) cakap-cakap di bassement. Sempat nginap juga kawan itu anggota si Tunggul Disbudpar. Pagi dia sudah boleh pulang," ucap seorang PNS di Kantor Gubernur Sumut yang tak mau namanya dituliskan, Jumat (27/7/2018).
Kata sumber itu, meski sempat menginap semalaman di Polsek Medan Baru, namun keduanya sudah berdamai.
"Kurasa udah cabut laporan. Anggota si Tunggul (salah satu kabid Disbudpar Sumut) itu sudah minta maaf sama sekuriti yang dipukulnya," katanya.
Diketahui, oknum PNS yang berlagak jagoan dan bertindak arogan itu bernama Jansen Purba.
Baca: Oknum PNS Dinkes Sumut Kuasai Dua Mobil Dinas
Koordinator Sekuriti Kantor Gubsu, Juliandi Koto (Junko), saat dikonfirmasi tidak mengetahui ihwal perkembangan kasus tersebut.
"Kemarin setelah habis menemani dia (Kristian) melapor ke Polsek Medan Baru, saya kebetulan ada tugas lain diluar. Jadi tidak tahu cerita terbarunya seperti apa. Dan hari ini kebetulan saya lepas piket," katanya.
Dia juga tidak mengetahui kabar tentang Jansen Purba sempat menginap semalaman di Polsek, dan kedua pihak memang sudah berdamai.
"Nantilah saya infokan lagi sama abang ya. Aku tanya dulu sama yang bersangkutan (Kristian) kayak mana cerita sebenarnya," katanya. (cr19/Tribun-Medan.com)