Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Eks Pimpinan BRI Agro di Pekanbaru Ditangkap di Medan, Jadi Buronan Jaksa Sejak 2017

Syahroni Hidayat diciduk oleh tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sejak menjadi DPO Kejari Pekanbaru pada Desember 2017.

Eks Pimpinan BRI Agro di Pekanbaru Ditangkap di Medan, Jadi Buronan Jaksa Sejak 2017
Tribun Medan/Alija Magribi
Usai pensiun 2012, Mantan Kacab Bank BRI Agro Syahroni Hidayat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya ke Kejari Pekanbaru. Dia ditangkap di rumahnya di Medan Johor, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Alija Magribi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengamankan tersangka Syahroni Hidayat yang merupakan mantan pimpinan Bank BRI Agro yang diduga menyalurkan kredit senilai Rp 5,3 miliar di Pekanbaru.

Ditangkapnya Syahroni Hidayat merupakan keberhasilan Kejati Sumut yang kesembilan belas kali dalam tujuh bulan terakhir.

Syahroni Hidayat diciduk oleh tim Intelijen Kejati Sumut sejak menjadi DPO Kejari Pekanbaru pada Desember 2017. Ia ditangkap sore di rumahnya yang berada di kawasan Jalan Karya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Baca: Dikira Sudah Meninggal dan akan Dikuburkan, Pemuda Ini Tiba-tiba Berjalan ke Rumah

"Kejari Pekanbaru berkoordinasi dengan Kejati Sumut sekira Desember 2017. Kemudian setelah kita lakukan pengintaian, kita amankan tersangka atas nama Syahroni Hidayat yang lari dari penyidikan kejaksaan negeri Pekanbaru setelah satu hingga tiga kali panggilan," ujar Kasipenkum Sumanggar Siagian kepada wartawan di Kantor Kejati Sumut Rabu (1/7/18) sekira pukul 23.00 WIB.

Sumanggar Siagian menerangkan bahwa tersangka Syahroni Hidayat merupakan tersangka pada kasus penyaluran kredit pada 18 debitur. Diketahui seorang pelaku lain telah divonis hakim PN Pekanbaru.

"Tersangka pada tahun 2009 sebagai pimpinan Bank BRI Agro mengucurkan kredit kepada 18 orang yang NPL tinggi, akibatnya negara rugi 5,3 miliar. Pelaku yang bersahabat dengannya telah dihukum oleh PN Pekanbaru," ujar Sumanggar Siagian.

Saat dugaan perbuatannya dicecar awak media, Tampak Syahroni Hidayat sesekali melipat dan mengepal kedua tangannya di dada.

Pria berusia 54 tahun tersebut tampak risih, sesekali kepalanya tertunduk, menoleh ke kiri dan ke kanan.

Kasipenkum Sumanggar Siagian rencananya akan kembalikan tersangka Syahroni Hidayat ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru untuk melanjutkan proses hukum yang sempat tertunda.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas