Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Waduh, Warga Tulungagung Ini Raih Kalpataru, Tapi Tak Satu Pun Pejabat Menyambutnya

Tidak adanya penyambutan penerima Kalpataru di Tulungagung ini menjadi bahan sindiran warganet.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Waduh, Warga Tulungagung Ini Raih Kalpataru, Tapi Tak Satu Pun Pejabat Menyambutnya
TRIBUN JATIM/DAVID YOHANES
Penyambutan untuk Karsi Nerro Soethamrin di Terminal Gayatri, Tulungagung. Ia mewakili Habitat Masyarakat Peduli Alam Raya (Hampar) telah menerima penghargaan Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan Hidup. 

Laporan Reporter Surya, David Yohanes

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Karsi Nerro Soethamrin mewakili Habitat Masyarakat Peduli Alam Raya (Hampar) telah menerima penghargaan Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan Hidup.

Penghargaan ini diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKK), Siti Nurbaya Bakar pada Kamis (30/8/2018), di Taman Wisata Alam Batu Putih, Bitung, Sulawesi Utara.

Namun tidak ada penyambutan penghargaan bergengsi bidang lingkungan hidup ini. Saat Karsi tiba kembali di Tulungagung, ia hanya disambut beberapa aktivis lingkungan.

Tidak ada upacara penyambutan, dan tidak ada pejabat yang ikut menyambutnya. Penyambutan sederhana Karsi di Terminal Bus Gayatri Tulungagung kemudian disebarkan oleh warganet.

Bahkan warganet juga mengunggah suasana penyambutan penghargaan Kalpataru di wilayah lain.

Misalnya di Kabupaten Banggalai, Sulawesi Tengah, ada upacara penyambutan untuk Dr Mochamad Indrawan, pemerima Kalpataru kategori Pembina Lingkungan.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan Kota Malang menyiapkan acara kirab yang didukung sederet sponsor pendukung. Tidak adanya penyambutan penerima Kalpataru di Tulungagung ini menjadi bahan sindiran warganet.

Baca: Sasar Kawasan Sepi, Aksi Begal Dinihari Marak Terjadi di Kota Bandung

Baca: Pengendalinya Gunakan Sandi Khusus, Bisnis Sabu Diduga Marak Terjadi di Lapas Binjai

Bahkan tidak sedikit yang mencaci Pemkab Tulungagung. Mereka menilai tidak ada kepedulian dari pemerintah.

“Ketika di kota lain peraih penghargaan kalpataru yang sekaligus mengharumkan kota/kabupaten disambut dengan suka cita, bahkan diarak keliling kota, tidak demikian dengan kabupaten kita tercinta ini,” tulis seorang warganet.

Karsi hanya tertawa saat ditanya soal penyambutan.

Laki-laki gondrong yang selalu berkopyah ini hanya menjawab enteng. “Mungkin mereka sedang sibuk,” ucap Karsi sambil ngakak.

Hampar mendapat Kalpataru karena berhasil memulihkan hutan Telaga Buret yang rusak parah dan menjaga kelestariannya.

Berkat perjuangan mereka sejak tahun 1990-an, air di Telaga Buret tidak pernah kering. Bahkan Telaga Buret bisa mengairi sawah seluas 700 hektar. 

Sumber: Tribun Jatim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas