Tribun

Pelaku Rudapaksa Siswi SMP di Buleleng Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Polisi

Seperti diketahui, ISU diduga digagahi oleh pamannya sendiri berinisial IKS alias IG (65), pada Februari 2018 lalu

Editor: Eko Sutriyanto
Pelaku Rudapaksa Siswi SMP di Buleleng Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Polisi
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BALI -  Enam bulan sudah kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang pelajar kelas 2 SMP berinisial ISU (14) asal Banjar Dinas Melanting, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng ditangani polisi.

Namun hingga saat ini pihak kepolisian Polres Buleleng belum juga berhasil mengungkapnya.

Selama ini polisi mengklaim bahwa korban ISU belum dapat dimintai keterangannya.

Seperti diketahui, ISU diduga digagahi oleh pamannya sendiri berinisial IKS alias IG (65), pada Februari 2018 lalu.

Dihadapan polisi, IG bahkan telah mengakui perbuatannya.

Namun polisi seolah tidak dapat bertindak tegas untuk menangkap IG, lantaran harus mengumpulkan keterangan dari korban ISU.

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno tidak memungkiri penanganan kasus ini cukup lama bergulir di Polres Buleleng dan belum menemukan titik terang.

Baca: Tunggakan BPJS ke RSUD Buleleng Capai Rp21 Miliar

Suratno mengatakan, hal ini menjadi beban untuk dirinya sendiri, karena belum bisa menuntaskan penanganan kasus dugaan pemerkosaan di wilayah Kecamatan Banjar tersebut.

"Ini jelas menjadi beban buat saya pribadi, karena cukup lama belum bisa menuntaskan kasus ini. Sekali lagi, permasalahannya bukan ada di kami (Polisi, red), tapi salah satu unsur penyelesaian dalam suatu kasus ini kan harus ada keterangan dari korban, dan itu belum," kata Kapolres Suratno, Selasa (25/9) siang.

Sejauh ini kendala utama yang dialami anggotanya dalam penanganan kasus ini, yakni sulitnya memintai keterangan korban ISU selaku saksi kunci.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas