Tribun

Polres Pelalawan Selidiki Kebakaran Lahan Milik PT Langgam Inti Hibrindo

Meski api sudah padam dan asap telah menghilang, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas terbakarnya lahan PT LIH.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Polres Pelalawan Selidiki Kebakaran Lahan Milik PT Langgam Inti Hibrindo
Istimewa
Lahan bekas terbakar di Pelalawan. 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda areal Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) empat hari yang lalu berhasil dipadamkan personel tim gabungan.

Meski api sudah padam dan asap telah menghilang, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan melakukan penyelidikan atas terbakarnya lahan PT LIH.

Penyelidikan dimulai setelah api yang merembet hingga ke lahan perusahaan berhasil dipadamkan.

"Sekarang anggota sedang lidik. Police line sudah dipasang di lokasi," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan SIK, Jumat (28/9/2018).

Kapolres Kaswandi menjelaskan, proses pemadaman diupayakan tim gabungan selama beberapa hari.

Baca: Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar Jalani Operasi, Jenazah Istrinya akan Dimakamkan di Subang

Api awalnya terdeteksi di Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Lantaran kemarau kering dan angin kencang, api merambat hingga ke areal perusahaan yang kebetulan berdekatan.

Untuk saat ini, seluruh titk Karhutla di Pelalawan sudah berhasil dipadamkan.

Kabut asap yang muncul di Pelalawan diduga kuat berasal dari daerah lain yang terjadi Karhutla besar-besaran seperti di perbatasan Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

"Untuk sementara karhutla di tempat kita sudah clear. Asap yang muncul ini bukan dari kita, melainkan dari daerah tetangga," tandasnya.

Baca: Aksi Damai Mengenang Haringga: Jangan Ada Nyawa yang Hilang Gara-gara Sepakbola

Humas PT Langgam Inti Hibrindo (LIH), Yusman, membenarkan adanya penyelidikan yang dilakukan polisi atas insiden kebakaran yang melanda lahan perusahaan.

Pihaknya terbuka jika atas penegakan hukum yang dilaksanakan polisi dalam mengungkap Karhutla yang terjadi di Desa Kuala Terusan.

"Kemarin polres sudah turun ke lokasi melakukan pengecekan. Itu memang lahan yang tidak kita tanami. Ngak ada tanaman disana," kata Yusman.

Ia mengklaim lahan perusahaan yang dilalap api mencapai 10 hektar akibat imbas dari lahan yang terbakar dari luar HGU perusahaan.

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Pasang Police Line, Polres Pelalawan Selidiki Kebakaran Lahan Milik PT LIH

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas