Tribun

Berdiri Sejak Tahun 1910, Pabrik Cerutu Rizona di Temanggung Hasilkan Ribuan Cerutu Perhari

PABRIK Cerutu Rizona berdiri sejak 1910. Pabrik ini terletak di Jalan Diponegoro 27 Temanggung.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Berdiri Sejak Tahun 1910, Pabrik Cerutu Rizona di Temanggung Hasilkan Ribuan Cerutu Perhari
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pekerja sedang menyelesaikan pembuatan rokok cerutu di Pabrik Rokok Rizona yang beralamatkan di Jalan Diponegoro No.27, Gendongan, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (3/11). Pabrik rokok ini berdiri sejak tahun 1910 yang memproduksi cerutu dengan tiga merek, yakni Kenner Ballero, Kenner King, dan Extra Fine.(Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Kedua ujungnya dipotong sesuai dengan ukuran. Setelah itu, cerutu dijemur sehari untuk mengurangi kadar air, lalu cerutu difumigasi agar tidak ada serangga dan jamur yang tinggal di daun.

Setelah itu cerutu diperam selama dua bulan, baru kemudian dibungkus plastik dan dikemas ke dalam kotak.

Rizona mempunyai tiga merek cerutu, yaitu Kenner King Extra, Kenner Bollero, dan Havana Extra Fine. Sekotak Kenner King Extra berisi 20 batang.

Ukuran cerutu ini lebih besar dibandingkan dua merek lain.

Sekotak Kenner Bollero berisi 20 batang.

Sedangkan Havana dengan ukuran paling kecil berisi 30 batang. Selain ukuran, tiga merek ini juga berbeda rasa.

Dalam sehari, Rizona mampu menghasilkan 3.000 batang cerutu.

Cerutu-cerutu tersebut dipasarkan hingga Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan Malang.

Pasar paling besar adalah Jakarta dan Bandung.

Sementara itu, Administrasi Pabrik Cerutu Rizona, Fita Susanti menjelaskan, lem yang digunakan dibuat khusus dari bahan alami yang layak konsumsi, yaitu tepung dan pati.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas