Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Breaking News

Warga Singkawang Jadi Korban Tewas Tsunami Banten, Ini Langkah Wali Kota Tjhai Chui Mie

Warga Singkawang Jadi Korban Tewas Tsunami Banten, Ini Langkah Wali Kota Thjai Chui Mie, Simak selengkapnya

Warga Singkawang Jadi Korban Tewas Tsunami Banten, Ini Langkah Wali Kota Tjhai Chui Mie
TRIBUN LAMPUNG/PERDIANSYAH
Petugas mengevakuasi korban tsunami yang melanda Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin (24/12/2018). Menurut BPBD Lampung Selatan sampai dengan sore pukul 17.00 WIB 24 Desember 2018, jumlah korban meninggal akibat gelombang tsunami yang menerjang pesisir kabupaten Lampung Selatan sebanyak 77 jiwa. TRIBUN LAMPUNG/PERDIANSYAH 

Warga Singkawang Jadi Korban Tewas Tsunami Banten, Ini Langkah Wali Kota Thjai Chui Mie

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Korban tsunami Banten dan Lampung terus bertambah.

Setelah alumni Untan, Lie Cu dikabarkan kehilangan suami, anak, dan ibunya, kini giliran seorang warga Singkawang yang jadi korban.

Nama korban tewas asal Kota Singkawang itu adalah Uur Mala.

Kepastian warga Singkawang menjadi korban tsunami Banten itu setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melakukan identifikasi terhadap para korban.

Mengutip CNN, Tim DVI Polri saat ini sedang melakukan proses identifikasi korban meninggal tsunami Selat Sunda.

Hingga Senin (24/12) pukul 16.00 WIB, dari 222 korban meninggal yang sudah ditemukan di wilayah Banten, tim DVI Polri sudah berhasil mengidentifikasi sebanyak 185 jenazah.

"Per pukul 16.00 WIB korban yang dapat kami temukan sebanyak 222 orang, yang sudah teridentifikasi sebanyak 185 orang," Kata Kepala Bidang Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P dalam konferensi pers yang disiarkan CNN Indonesia TV.

Dari 185 korban meninggal yang sudah teridentifikasi itu, sebanyak 172 jenazah sudah diambil oleh pihak keluarga.

Sementara 13 lainnya belum diambil pihak keluarga masih berada di Rumah Sakit Umum Pandeglang.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Umar Agus Wijayanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas