Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Tragis 187 Pengikut Setia Dimas Kanjeng, Kelaparan hingga Ditinggal Istri Selingkuh

Ratusan pengikut Dimas Kanjeng itu hingga kini masih bertahan di padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Nasib Tragis 187 Pengikut Setia Dimas Kanjeng, Kelaparan hingga Ditinggal Istri Selingkuh
TribunJatim.com
Dimas Kanjeng Taat Pribadi hadiri pernikahan putrinya di padepokannya di Probolinggo 

TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Nasib tragis dialami ratusan pengikut setia dukun pengganda uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Ratusan pengikut Dimas Kanjeng itu hingga kini masih bertahan di padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur.

Pemkab Probolinggo kini tengah mencari cara agar pengikut Dimas Kanjeng tersadar, tak lagi mempercayai bahwa Dimas Kanjeng bisa menggandakan uang.

Cerita tragis dialami ratusan pengikut Dimas Kanjeng.

Ada yang seharian pernah tidak makan hingga ada pengikut Dimas Kanjeng yang akhirnya ditinggal selingkuh oleh istrinya.

Anehnya, para pengikut Dimas Kanjeng masih bertahan di padepokan.

"Saya kesepian, saya masih muda, suami nggak pulang-pulang karena ikut Padepokan Dimas Kanjeng hingga saat ini," ucap ES (26), warga Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah saat ditemui di Mapolsek Klambu, Kamis (3/1/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

ES adalah istri mantan Kades Jenengan, Agus Suseno.

Selama ini Agus dikenal sebagai pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi, pimpinan sebuah Padepokan di Probolinggo, Jawa Timur.

Kini, Dimas Kanjeng berurusan dengan hukum karena kasus penipuan berkedok penggandaan uang.

Agus memicu gejolak di kalangan warga desanya lantaran membawa uang sekitar 20 warganya.

Jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 60 juta.

Oleh Agus, uang tersebut dijanjikan bakal berlipat ganda jumlahnya melalui peran Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Namun janji tersebut tak kunjung terealisasi. Bahkan, Agus menghilang tak tahu di mana rimbanya.

Senin (22/5/2017), di Balai Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Grobogan digelar upacara resmi pemberhentian secara tidak hormat kepada Kepala Desa Jenengan Agus Suseno.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas