Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Musim DBD, Mahasiswa dan Pelajar Didorong jadi Jumantik di Lingkungannya

Selain memantau jentik nyamuk, Jumantik juga rutin melaporkan setiap minggu perkembangan jentik dengan form khusus lalu direkap di Kantor Desa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Musim DBD, Mahasiswa dan Pelajar Didorong jadi Jumantik di Lingkungannya
Warta Kota/Nur Ichsan
JUMANTIK - Kartu monitoring kesehatan dari jentik nyamuk yang diberikan Ny Yusmanizar, Petugas Jumantik Kelurahan Tanahtinggi, Kota Tangerang, setelah melakukan pendataan terhadap penghuni rumah kontrakan terkait masalah kesehatan lingkungan, Selasa (5/5). Pendataan dilakukan untuk mengetahui sejauhmana tingkat kesehatan warga dan tempat tinggalnya dari ancaman jentik nyamuk dan penyakit lainnya. Warta Kota/nur ichsan 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan Kalimantan Utara mendorong dan akan mendukung mahasiswa dan pelajar menjadi tonggak pencegah penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di daerah.

Kepala Bidang P2P Dinad Kesehatan Kalimantan Utara Agust Suwandy menjelaskan, ada program pemerintah yang disebut 1R 1J alias 1 Rumah 1 Jumantik. Jemantik adalah singkatan dari Juru Pemantau Jentik.

"Satu rumah diusahakan ada yang memegang tugas menjadi Jemantik. Teman-teman mahasiswa dan pelajar bisa memegang peran itu di keluarganya," kata Agust, Kamis (7/2/2019) dalam kegiatan 'Respons Kaltara' di Kedai 99 Tanjung Selor.

Selain memantau jentik nyamuk, Jumantik juga rutin melaporkan setiap minggu perkembangan jentik dengan form khusus untuk kemudian direkap di Kantor Desa.

"Tetapi perjalannya fluktuatif karena perilaku masyarakat kkadangaktif melaporkan kadang tidak. Mungkin saat ini semua masyarakat bergerak memantau jentik. Peran dari pelajar dan mahasiswa, paling tidak di rumah masing-masing atau di rumah tetangganya," ujarnya.

Ke depan Dinas Kesehatan mengajak mahasiswa bekerjasama untuk turun ke daerah-daerah demi mengedukasi masyarakat. Instansi itu juga siap mendukung materi, pendampingan, dan fasilitas lain untuk kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan DBD di Kalimantan Utara. (Wil)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas