Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Berburu Ular Cabai 'Si Kecil Mematikan', Panji Petualang Sebut Bisanya 6 Kali Berbahaya dari Kobra

Panji Petualang membahas mengenai siswa SD yang dipatok ular kecil via Youtube. Panji bahkan memburu ular cabai yang bisanya 6 kali bahaya dari kobra.

Berburu Ular Cabai 'Si Kecil Mematikan', Panji Petualang Sebut Bisanya 6 Kali Berbahaya dari Kobra
Instagram @panjipetualang_real
Panji Petualang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Ardans

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Beberapa waktu lalu seorang siswi SD Negeri 7 Gianyar diketahui beridentitas Ismi Nursaubah (10) tewas dipatuk ular misterius di rumahnya, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Rabu (27/2/2019) lalu.

Anak pertama pemilik warung makan Taliwang itu diketahui dipatuk ular pada dini hari saat sedang tidur.

Ular yang merenggut siswi kelas V SD itu memiliki ciri-ciri fisik badannya sebesar jari telunjuk, panjang sekitar 50 sentimeter (cm) dan berwarna hitam.

Saat itu, korban, orang tuanya serta adiknya tengah tidur di kamar yang berada di pojok belakang warung.

Ular beracun tersebut diduga datang dari semak-semak yang berada di belakang kamar korban.

“Pagi sekitar jam 3, keponakan saya bangun karena digigit ular. Dia tidak nangis sama sekali. Bahkan sempat bermain dengan anak saya,” ujar Ibrahim Paman korban.

Mengetahui di kawasan tersebut terdapat ular, Ibrahim pun mencari keberadaannya.

“Setelah ditangkap, saya tanya ke ibu keponakan saya, ular ini mau diapakan. Katanya, jangan dibunuh, biarin saja hidup. Lalu saya masukkan ke dalam botol, lalu dibuang ke Tukad Pakerisan,” ujarnya.

Ibrahim dan keluarga awalnya menyangka itu hanya gigitan ular biasa.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas