Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

7 Jam Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Pembunuhan di Bener Meriah Sempat Menelepon Sang Adik

Sebelum ditemukan meninggal, korban juga menelepon adiknya yang tinggal di Bireuen pada pukul 01.00 WIB bahwa ia akan pulang ke Bireuen.

7 Jam Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Pembunuhan di Bener Meriah Sempat Menelepon Sang Adik
Istimewa
ANGGOTA polisi dan TNI mengevakuasi mayat tanpa identitas di Kampung Weh Due, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, REDELONG - Identitas korban pembunuhan yang mayatnya dibuang ke dalam parit di Kampug Wih Due, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (1/5/2019) akhirnya terungkap.

Korban ternyata warga Kampung Kanot, Kecamatan Syamtalira, Kabupaten Aceh Utara.

"Korban teridentifikasi bernama Muhammad Ali, berumur 25 tahun," kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasatreskrim Iptu Wijaya Yudi kepada Serambi, Kamis (2/5/2019).

Identitas korban menjadi jelas, setelah ada keluarga dari Aceh Utara yang merasa kehilangan anggota keluarganya lalu bertolak ke Bener Meriah.

"Setelah mereka cek ternyata benar korban pembunuhan tersebut merupakan salah satu dari keluarga korban yang hilang kontak komunikasi sejak Rabu dini hari," ujarnya.

Menurut Iptu Wijaya Yudi, polisi sudah mendapat informasi valid pada Selasa (30/4/2019) malam bahwa korban sempat nongkrong di warung kopi sekitar antara pukul 19.00-21.00 WIB di Bireuen.

Baca: Prabowo Batal, Ani Yudhoyono Hari Ini Dikunjungi Mahfud MD, Dahlan Iskan hingga Sinta Nuriyah

Kemudian, ia pamit untuk berangkat ke Takengon naik sepeda motor jenis Honda CB 150R karena ada urusan.

Menurut Iptu Wijaya Yudi, pada saat kejadian korban diperkirakan sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda CB 150R.

Tapi untuk kepastian dengan siapa ia berboncengan pihak kepolisian belum bisa memastikannya.

Selain itu, korban juga sempat menelepon adiknya yang tinggal di Bireuen pada pukul 01.00 WIB bahwa ia akan pulang ke Bireuen.

Pada saat menelepon tersebut korban mengaku masih berada di Takengon.

"Ketika adik korban datang tadi malam, ia katakan tujuh jam sebelum ditemukan jadi mayat, korban sempat berkomunikasi dengan adiknya pada pukul jam 01.00 WIB dan mengatakan akan kembali ke Bireuen," ujar Iptu Wijaya Yudi.

Baca: UPDATE Real Count KPU Pukul 05.30 WIB: Suara Prabowo Naik, Jokowi Alami Penurunan

Pada masa hidupnya korban memiliki KTP sebagai warga Gampong Kanot, Kecamatan Syamtalira, Kabupaten Aceh Utara, tapi ia tinggal di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kuta Juang, Kabupaten Bireuen, dan merupakan mantan pekerja koperasi.

"Motif kejadian ini masih dalam proses penyelidikan dan kami sedang menunggu tim Polda Aceh untuk mengungkap kasus ini," ucapnya. (c51)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Korban Pembunuhan di Bener Meriah Ternyata Warga Aceh Utara

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas