Update Pilot Lion Air Pukul Pegawai Hotel La Lisa Surabaya, Polisi Temukan 3 Barang Bukti
Polisi telah mendapat beberapa bukti berdasarkan petunjuk rekaman CCTV, keterangan lima saksi dan juga hasil visum
Editor: Eko Sutriyanto

Setelah kejadian yang dialaminya pada 30 April 2019 menjadi viral, Ainur melapor ke Polrestabes Surabaya, Jumat (3/5/2019).
Korban bersama General Manager Hotel La Lisa Surabaya, Rahmi D Fris, dan beberapa saksi mendatangi SPKT Polrestabes Surabaya.
Baca: Dubes Negara ASEAN Kagumi Pengelolaan Sampah di Surabaya
"Sudah saya jelaskan sama pihak kepolisian aja. Pokoknya, sudah tak jelaskan kepada pihak kepolisian aja gitu," kata Ainur Rofik.
Pria yang diketahui sudah beberapa tahun bekerja di hotel tersebut, memilih menjawab singkat pertanyaan wartawan.
Ia menuturkan, kejadian sebenarnya sudah sangat jelas terlihat dalam video yang beredar.
"Saya menjelaskan tentang kejadian yang sama dengan di hotel, kalau pengen tahu lebih jelasnya lihat di video-video itu aja di Facebook, apa di Instagram aja itu lebih jelas," ujarnya.
Terkait langkah hukum yang dilakukannya, Ainur Rofik menegaskan telah menyerahkannya kepada kepolisian.
Sementara itu, General Manager Hotel La Lisa, Rahmi D Fris, membenarkan kejaian yang dialami stafnya terjadi pada 30 April 2019 lalu.
Penyebabnya karena pelayanan setrika.
"Penyebabnya karena pihak kapten merasa bahwa pakaian yang dilaundry dianggap tidak rapi disetrika. Pihak kami menjelaskan bahwa sudah disetrika, tiba-tiba ditampar," kata Rahmi D Fris.
Rahmi D Fris menambahkan, tidak ada masalah lain selain kekecewaan tersebut.
"Memang kami kontak dengan Lion Air, yang hotel ditunjuk sebagai akomodasi kru," katanya.