Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wanita Tuban Ini Laporkan Suami Usai Alami Kekerasan, Ini yang Melatarbelakangi Laporan

Polisi masih menangani kasus itu masih dilakukan pendalaman dengan mendatangkan beberapa saksi terkait.

Wanita Tuban Ini Laporkan Suami Usai Alami Kekerasan, Ini yang Melatarbelakangi Laporan
Sodahead
Ilustrasi pemukulan. 

Laporan Wartawan Surya M Sudarsono

TRIBUNNEWS.COM, TUBAN - RDS (32), warga Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Tuban yang melaporkan suaminya, EPP (33) karena melakukan penganiayaan terhadapnya.

RDS mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri usai terkena pukulan dari sang suami.

"Saya melaporkan kasus ini ke Polres Tuban, karena saya mengalami kekerasan pemukulan," kata korban didampingi keluarga, Rabu (22/5/2019).

Dia menjelaskan, selain permasalahan buku nikah juga diduga ada orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Persoalan itu bermula saat tinggal di Papua Manokwari, sejak 2014 silam.

Di situ diduga ada orang ketiga yang membuat hubungan keluarga retak yang membuat sang istri tidak tahan dan memilih kembali ke kampung halaman seorang diri pada tahun 2015, bersama keluarga dan anaknya.

"Saya pulang ke kampung bersama keluarga, sedangkan suami masih di Papua," ungkap ibu rumah tangga yang memiliki satu anak perempuan tersebut.

Baca: Renovasi Sarana Pendidikan dan Ibadah di Papua, Yayasan Muslim Sinar Mas Gandeng ETF

Rumit menambahkan, EPP yang merupakan seorang PNS dimutasi tugas sebagai Air Traffic Controler (ATC) di Bandara Ngurah Rai Bali.

Di Pulau Dewata, EPP diduga tinggal bersama istri siri yang juga dikaruniai satu anak.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas