Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Seminar Ketujuh, PTTEP dan CECT MM-Sustainability Beri Kesempatan UMKM Lokal Pekanbaru Adakan Bazar

PTTEP dan CECT MM-Sustainability beri kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru mengadakan bazaar selama seminar berlangsung

Seminar Ketujuh, PTTEP dan CECT MM-Sustainability Beri Kesempatan UMKM Lokal Pekanbaru Adakan Bazar
HandOut/Istimewa
Pembukaan seminar Nasional 'Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)' yang diinisiasi PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability di Pekanbaru, Riau, Rabu (19/6/2019). Seminar di Pekanbaru merupakan seminar ke-7 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARUPTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability hadir di Pekanbaru, Riau untuk kembali mengadakan acara Seminar Nasional 'Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)'.

Seminar di Pekanbaru merupakan seminar ke-7 yang telah diadakan PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti setelah pertama kali diadakan di Jakarta pada tahun 2018.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi SE MSi turut hadir untuk membuka acara dengan pantun sebagai ciri khas daerah dan selanjutnya memberi kata sambutan pada seminar kedua di tahun 2019 ini.

Riau merupakan Provinsi pertama yang telah menetapkan Rencana Aksi Daerah SDGs.

“SDGs menawarkan konsep pendekatan partisipatif, inklusif dan prinsip no one left behind. Kami memandang bahwa seminar hari ini memiliki peran strategis dalam upaya mendorong partisipasi aktif pihak swasta khususnya perusahaan migas di Indonesia. Diskusi-diskusi seperti ini sangat penting yang bertujuan menjadi wadah sharing pendapat dan pengalaman antar pemangku kepentingan di semua sektor," kata Sekretaris Daerah Provinsi Riau lalu menutup sambutannya dengan pantun.

Baca: Yusril Pertanyakan Data Kecurangan 22 Juta Suara Saat Jaswar Koto Bersaksi, Begini Faktanya

Acara kali ini juga dihadiri Ketua Sekretariat SDGs Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Riau Abdullah Maskur SP MM, yang menjadi pembicara panel sesi pertama dan konfrensi pers.

Abdullah secara detil berbagi pengalaman dan ilmu terkait bagaimana sektor swasta maupun pemerintah di Indonesia khususnya di Provinsi Riau dapat mencapai target pembangunan yang keberlanjutan.

Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia.

Tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor yang antara lain hadir mengisi acara adalah Avicenia Darwis – Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra Bagian Utara, Juliaty Ansye Sopacua PhD – Technical Advisor United National Development Program (UNDP), Afiat Djajanegara - General Affairs Manager PTTEP, Herdiansah - Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise, Jalal - Co-Founder CSRI Indonesia.

Selain itu yang membuat acara kali ini berbeda dari yang diadakan di kota-kota sebelumnya, PTTEP dan CECT MM-Sustainability memberikan kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru untuk mengadakan bazaar selama seminar berlangsung.

UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs ini adalah: HoT (House of Tempe), Starkids Islamic Flexischool, Daego Chips, Hanisuncake, dan Mische Aesthetic Clinic. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Pekanbaru serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya sekitar lokal.

PTTEP Indonesia juga akan menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur lokal untuk seminar yang akan diadakan selanjutnya di Bali dan Jogjakarta dengan skala yang lebih besar.

Bazaar ini diadakan sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal.

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 yang sebelumnya diadakan di 6 kota yaitu: Jakarta, Makassar, Palembang, Medan dan Surabaya dan Balikpapan.

Mengikuti panggilan Kementerian PPN/Bappenas yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merealisasikan pelaksanaan agenda Sustainable Development Goals, terutama poin SDGs No 17 yaitu, “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs,” PTTEP dan Universitas Trisakti, MM-Sustainability, menyelenggarakan rangkaian acara seminar untuk membina relasi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, LSM dan individu di lima kota.

Menjalin kemitraan ini perlu dibina agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama membantu Indonesia mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Selain seminar, akan diadakan juga lokakarya pada tanggal 14 dan 15 Maret 2019 yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Bapak Afiat Djajanegara mengatakan berdasarkan antusiasme yang didapatkan dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia, pihaknya memutuskan untuk melanjutkan acara ini di empat kota lainnya di tahun 2019.

"Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs,” kata dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas