Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ruang Radiologi RSU Kotamobagu Pengawas Nuklir

Pintu baja sebagai penutup ruang utama tidak tertutup rapat sesuai standar, tetapi justru agak terbuka yang jaraknya sekitar 4 cm

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ruang Radiologi RSU Kotamobagu  Pengawas Nuklir
tribun manado/alpen martinus
Stiker yang dipasang Bapeten di Ruang Radiologi RSUD Kotamobagu 

"Nanti kalau sudah terpasang semuanya, mulai dari timbal dan kaca, mereka akan datang lagi untuk menilai apakah sudah layak atau belum.

"Kalau semua sudah aman, radiasi aman untuk pasien dan petugas, kita akan operasikan," dia menjelaskan.

Peralatan ruang radiologi menurutnya sudah ada. "Kalau gedung sudah sesuai standar gedung," jelasnya.

Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara mengatakan bahwa memang gedung tersebut belum digunakan.

"Bukan segel, tapi belum memanfaatkan, kan alatnya belum lengkap," jelas dia.

Baca: Pengaruh Paparan Radiasi Pada Pertumbuhan Kanker Otak

Sebab, menurutnya SOP Penyelenggaraan itu risikonya besar dan harus dipenuhi.

"Kami tidak sembarangan, alat itu belum digunakan," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, yang mencual bukan warning untuk tidak dipakai, namun permintaan agar dipenuhi seluruh SOP karena itu radiasi.

"Kami tahu itu. Juga alatnya masih ada beberapa komponen belum ada, anggarannya juta belum mencukupi," jelas dia.

Sehingga menurutnya, jika memang sudah lengkap dan sesuai dengan SOP, baru ruangan radiologi tersebut akan digunakan. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas