Tribun

Buruh Harian Lepas Tewas Ditebas Menggunakan Parang, Begini Kronologi Kejadiannya

Tersangka langsung menebas tubuh korban beberapa kali, sampai korban mengalami beberapa luka tebasan di tubuhnya

Editor: Eko Sutriyanto
Buruh Harian Lepas Tewas Ditebas Menggunakan Parang, Begini Kronologi Kejadiannya
istimewa
Tersangka pembunuhan saat ditangkap Polisi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Jufry Mantak

TRIBUNNEWS.COM, MANADO -  Adolop Matahari (48), warga Kelurahan Malalayang Satu Timur Kecamatan Malalayang Manado menjadi korban tebasan parang.

Pelakunya adalah HT alias Lin (56) warga Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

Kejadiannya bermula saat korban berbuat keributan di dalam satu rumah di Malalayang, Minggu (30/6/2019) sekitar Pukul 21.00 Wita.

Kapolsek Malalayang,  Kompol Franky Manus mengatakan, berdasarkan keterangan istri korban yakni Syane Manoppo, sebelum terjadi peristiwa berdarah itu, korban yang keseharian bekerja sebagai buruh harian lepas sudah mabuk dan membuat keributan di dalam rumahnya

Saat itu datang tersangka yang saat itu baru pulang dari kebun membawa parang melewati rumah korban.

Baca: Waria Perias Pengantin di Jawa Timur Jerat Korbannya Lewat Medsos, Sudah Tiduri 50 Pria

"Korban meneriaki tersangka dengan kata kasar (Makian), sehingga tersangka marah dan mendatangi korban yang saat itu berada di dalam rumahnya," ujar mantan Kapolsek Tomohon Tengah ini.

Tersangka langsung menebas tubuh korban beberapa kali, sampai korban mengalami beberapa luka tebasan di tubuhnya.

"Istri korban langsung berteriak minta pertolongan. Dibantu warga setempat, korban dibawa ke rumah sakit Malalayang," ujar kapolsek.

Kapolsek mengatakan tersangka kemudian ditangkap disekitar lokasi kejadian bersama barang bukti parang.

Baca: Kronologis Penemuan Mayat Berambut Pirang Terbungkus Kardus, Jasadnya Sudah Mengering

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas