Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Peternak Ikan Belum Berani Beraktivitas Meski Semburan Belerang di Danau Batur Mulai Berkurang

Sepekan pasca kematian ribuan ikan secara sporadis, semburan belerang di kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli, berangsur normal.

Peternak Ikan Belum Berani Beraktivitas Meski Semburan Belerang di Danau Batur Mulai Berkurang
Tribun Bali/Fredey Mercury
Bangkai ikan akibat semburan belerang mengambang di keramba milik peternak ikan Banjar Seked, Desa Batur, Kintamani, Senin lalu (15/7/2019). Tribun Bali/M Fredey Mercury 

TRIBUNNEWS.COM, BANGLI - Sepekan pasca kematian ribuan ikan secara sporadis, semburan belerang di kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli, berangsur normal.

Meski demikian, para peternak belum berani melakukan aktivitas penuh di Keramba Jaring apung (KJA), sebab dinilai semburan belerang belum normal sepenuhnya.

Hal ini dibenarkan oleh peternak ikan Banjar Seked, Desa Batur, Kintamani I Ketut Wania, Minggu (21/7/2019).

Kata dia, kondisi semburan belerang dari wilayah Seked ke arah Kedisan, hingga Abang Batudinding telah normal sejak pagi kemarin.

Informasi yang didapatkan, semburan belerang sejak beberapa hari terakhir diketahui terjadi di wilayah Songan, tepatnya dekat pura Ulundanu.

Baca: Belum Bisa Pulang ke Indonesia, Habib Rizieq Shihab Menikahkan Putrinya di Tanah Suci

Bahkan saking kerasnya semburan belerang, ikan liar di sekitar juga ikut mati.

"Terjadinya sejak lusa lalu. Di sana keras belerangnya sampai ikan liar juga ikut mati. Kemungkinan saat ini masih ada belerang, tapi informasinya sejak pagi sudah agak mereda," katanya.

Meski semburan belerang diakui telah mereda, Wania maupun peternak ikan sekitar belum berani kembali beraktivitas di sekitar KJA.

Pemberian makan untuk ikan peliharaan, menurut Wania baru bisa dilakukan setelah aktivitas belerang di Danau Batur benar-benar normal.

Keramba jaring apung yang ada di Danau Batur, Minggu (14/7/2019). Tribun Bali/Fredey Mercury
Keramba jaring apung yang ada di Danau Batur, Minggu (14/7/2019). Tribun Bali/Fredey Mercury (Tribun Bali/Fredey Mercury)

Tentunya dengan mempertimbangkan arah embusan angin juga.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas