Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Utus Mengaku Bunuh Rindy Karena Korban Mengganggu Pacarnya

AK mengaku dirinya marah kepada korban Rindy Rondonuwu (21) hingga menikamnya sampai tewas.

Utus Mengaku Bunuh Rindy Karena Korban Mengganggu Pacarnya
Tribun Manado
Tersangka AK alias Utus (22), warga Lingkungan I, Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut ditangkap Tim 1 Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut). 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Tersangka AK alias Utus (22), warga Lingkungan I, Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut ditangkap Tim 1 Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut).

AK mengaku dirinya marah kepada korban Rindy Rondonuwu (21), warga Desa Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut hingga menikamnya sampai tewas.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di depan salah satu hotel di Kawasan Megamas, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Jumat (30/8/2019) malam, sekitar pukul 22.00 Wita.

Tersangka menikam Rindy Rondonuwu (21), warga Desa Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut, di leher kiri.

Tersangka AK alias Utus (22), warga Lingkungan I, Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut ditangkap Tim 1 Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut).
Tersangka AK alias Utus (22), warga Lingkungan I, Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut ditangkap Tim 1 Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut). (Tribun Manado)

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, Sulut, namun diduga korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Diduga korban kehabisan darah di lokasi kejadian, sebab banyak darah yang tercurah TKP.

"Korban dan tersangka teman dekat, namun sesuai pengakuan tersangka, dia marah kepada korban karena diduga korban mengganggu pacarnya," ujar Iptu Batara Indra yang memimpin penangkapan tersangka, Sabtu (31/8/2019).

Baca: Bayi Meninggal di Dalam Ember dengan Mulut Tersumpal Kain, Ibu yang Melahirkannya Masih Bungkam

Baca: Potret Kenangan Ibunda SBY, Siti Habibah Bersama Annisa Pohan, Aliya Rajasa, Serta Para Cicit

Baca: Kasus Pembunuhan 4 Bersaudara di Banyumas, Edi Pranoto Selamat karena Tak Tinggal Bersama Misem

Dikatakan mantan sebagai Kapolsek Pineleng ini, selain melakukan kasus pembunuhan, tersangka juga seorang residivis kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dan masih bebas bersyarat.

Dua kaki tersangka terpaksa ditembak Tim Resmob Polda Sulut, dikarenakan saat akan penangkapan, tersangka mencoba melakukan perlawanan kepada Polisi.

"Saat akan ditangkap, tersangka mencoba melawan, sehingga anggota saya mengambil langkah tegas, dengan menembak ke dua kaki tersangka," katanya.

Korban Pembunuhan di Manado
Tersangka AK alias Utus (22), warga Lingkungan I, Kelurahan Teling, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut ditangkap Tim 1 Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut). AK mengaku dirinya marah kepada korban Rindy Rondonuwu (21), warga Desa Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut hingga menikamnya sampai tewas.

Barang bukti berupa pisau besi putih juga diamankan di tangan tersangka.

"Tersangka ditangkap saat bersembunyi di Kelurahan Ranotana, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut, Sabtu (31/8/2019) dini hari, sekitar pukul 01.49 Wita," jelasnya.

Setelah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, tersangka bersama barang bukti pisau besi putih digiring ke Mapolresta Manado.

"Laporannya di Polresta Manado sehingga tersangka kami serahkan ke Polresta Manado," katanya. (Tribunmanado.co.id/Jufry Mantak)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Residivis Masih Bebas Bersyarat Tewaskan Rindy Diringkus Polisi, Motifnya Lantaran Ganggu Sang Pacar

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Manado
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas