Bupati Bandung Barat Dilaporkan Melakukan Penipuan Modus Cek Kosong, Aa Umbara Mengaku Lupa
Bupati Bandung Barat Aa Umbara tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang.
Editor: Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bupati Bandung Barat Aa Umbara tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang.
Ia dilaporkan Sriwedari Darmayanti ke Polrestabes Bandung atas tuduhan penipuan bermodus cek kosong.
Terkait kasus tersebut, Aa Umbara sudah buka suara.
Ia mengaku lupa atas peminjaman uang sebesar Rp 250 juta tersebut.
Berdasarkan surat laporan, kejadian tersebut terjadi pada enam tahun yang lalu.
Aa Umbara masih mengorek ingatannya terkait kejadian tersebut.
Terlebih, Aa Umbara belum menerima konfirmasi.
"Saya masih mikir dulu, itu katanya kejadian tahun 2013. Kita tunggu perkembangan saja karena sampai saat ini belum ada konfirmasi apa-apa kepada saya," ucap Aa Umbara saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab, Bandung Barat, Jumat (6/9/2019).
Pihaknya meminta agar pelapor segera menemuinya secara langsung dan menyelesaikan perkara.
"Kalau toh dulu (pelapor) saat saya masih di dewan suka ngontak dan sebagainya tapi saya sekarang sudah menjadi bupati ya datang saja ke kantor. Kalau ada apa-apa kan tinggal datang saja," ucapnya.
Apabila kasus tersebut benar terjadi, Aa Umbara mengaku sudah siap untuk menyelesaikannya. Namun, lagi-lagi, dia mengatakan belum kenal dengan pihak pelapor.
"Sampai saat ini bapak sama nama itu belum kenal, itu masalahnya kalau kenal ya bakal diselesaikan. Jadi silakan saja untuk datang, kantor saya kan jelas sekarang," kata Umbara.
Ia mengaku bisa saja lupa pada pelapor karena urusannya tiap hari memang banyak sehingga pihaknya meminta agar pelapor datang secara baik-baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Umbara juga meminta maaf apabila dulu telah membuat kesal yang bersangkutan dan jika benar pihaknya berjanji akan menyelesaikan permasalahannya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.