Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Empat Pendaki Dihantam Badai di Puncak Gunung Marapi, Seperti Ini Kondisinya Saat Ditemukan Basarnas

Tim Basarnas temukan empat pendaki yang kedinginan di Puncak Abel, kawasan Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Empat Pendaki Dihantam Badai di Puncak Gunung Marapi, Seperti Ini Kondisinya Saat Ditemukan Basarnas
Dokumen Robi Saputra
Proses penanganan empat orang pendaki asal Pekanbaru yang terjebak di Gunung Marapi, Agam, Sumatera Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, AGAM - Empat pendaki gunung ditemukan Tim Basarnas di Puncak Abel, kawasan Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Saat ditemukan, kondisi keempat pendaki masih hidup, hanya saja kedinginan. 

Koorpos Basarnas Limapuluh Kota, Robi Saputra yang saat itu bersama tim menyelamatkan empat mahasiswa tersebut mengungkapkan bahwa mereka ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami hipotermia.

"Badai, basah bajunya, kedinginan dan minta tolong ke Basarnas untuk dievakuasi ke bawah," ungkap Robi Saputra.

Ketika ditemukan tim dari Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota dan Bukittinggi Rescue Team (BRT) mereka dalam kondisi kedinginan, namun tidak hipotermia.

"Mungkin kalau lebih lama bisa jadi hipotermia, karena baju basah," tambah Robi.

Sebelumnya diberitakan, empat orang pendaki Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terjebak di puncak gunung akibat cuaca ekstrem, Sabtu (19/10/2019).

Mereka merupakan mahasiswa yang beralamat di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Pertama atas nama Aditya Bayu Nugra (22) seorang mahasiswa yang beralamat di Jl. Dwikora no 20 Pekanbaru.

Kedua, Fajri Setiawan (22) seorang mahasiswa yang beralamat di Jl. Laksamana GG III Pekanbaru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas