Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pria Di Pringsewu Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas Dengan Celurit yang Baru Diasah

Diduga dipicu permasalahan ekonomi Dwi (31) tega membacok ayah kandungnya, Ahmad Kasian (78), hingga tewas bersimbah darah.

Pria Di Pringsewu Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas Dengan Celurit yang Baru Diasah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah 

"Sertifikat diambil tanpa sepengetahuan ayahnya kemarin (Selasa), langsung dibawa ke bank," kata Syafri.

Syafri melanjutkan, sebagai prosedur pengajuan kredit, pihak bank pun melakukan survei ke rumah korban.

Pihak bank juga hendak meminta persetujuan dari Ahmad Kasian selaku pemilik rumah.

Namun, Ahmad tidak setuju dengan rencana itu.

Baca: Spesifikasi dan Harga Realme XT, Resmi Meluncur Jadi Ponsel Kedua di Indonesia dengan Kamera 64 MP

Lantaran sakit hati, Dwi pun melampiaskan kemarahan kepada korban.

Dengan tujuan untuk menakut-nakuti ayahnya, Dwi mengasah celurit pada Rabu sore.

Ia berharap ayahnya takut dan luluh, sehingga bersedia meneken persetujuan pinjaman di bank.

Selepas petang, tersangka mendatangi ayahnya yang sedang berada di dapur.

Cekcok mulut tak bisa dihindari.

Tersangka gelap mata dan mengalungkan celurit ke leher ayah kandungnya.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas