Seputar 3 Desa Fiktif di Konawe: Pemekaran Wilayah, Ada Kesanamaan, 57 Saksi Diperiksa
Tim Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa yang dibentuk Kementerian Desa (Kemendes) menemukan tiga desa fiktif di Kabupaten Konawe
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Wilayah Desa Morehe juga tidak jelas karena berada di wilayah kawasna hutan lindung setempat.
Warga Desa Morehe pada umumnya hidup berpindah-pindah.
Mereka sebagian juga berkebun dan tinggal di desa lain.
Desa tersebut bestatus sengketa dan menjadi perebutan antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur pada tahun 2014.
Sementara desa terakhir yang disebut sebagai fiktif adalah Desa Ulu Meraka di Kecamatan Lambuya.
Namun, nama desa tersebut kini terdaftar di Kecamatan Onembute bukan lagi di Lambuya.
Baca: Kemenko PMK Pastikan Jumlah Desa Hantu Tidak Mencapai Ratusan
Hal tersebut terjadi setelah ada pemekaran wilayah.
“Dulu masih bergabung kecamatan di Kecamatan Induk Lambuya, Puriala, dan Onembute. Memang masih ada Desa Ulu Meraka, tapi ketika mekar ini dua kecamatan, Puriala dan Onembute. Desa Ulu Meraka sudah ada di Onembute," ujar Camat Lambuya Jasmin.
Dana tidak dicairkan
![iLUSTRASI.](https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ilustrasi-uang-1321.jpg)
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengatakan, tiga desa yang disebut fiktif di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), tidak pernah menerima bantuan dana desa dari Kementerian desa.
Tiga desa tersebut ialah Desa Uepai dan Desa Morehe di Kecamatan Uepai serta Desa Ulu Meraka di Kecamatan Onembute.
Keputusan itu berdasarkan hasil rekomendasi pemeriksaan Inspektorat Provinsi Sultra pada 27 Juli 2018 sehingga tiga desa itu tidak boleh mendapat bantuan dana desa.
Ia menegaskan bahwa dana desa sebesar Rp 5,8 miliar untuk tiga desa tersebut masih tersimpan di kas daerah dan tidak dipergunakan untuk kegiatan apa pun.
Jika ada pernyataan yang menyebutkan bahwa tiga desa itu masih menerima dana desa, Gusli meminta untuk menanyakannya langsung ke Kemendes.
(Penulis: Kiki Andi Pati | Editor : David Oliver Purba, Robertus Belarminus)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Duduk Perkara 3 Desa Fiktif di Konawe, Kesamaan Nama dan Pemekaran Wilayah
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.