Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panji Ceritakan Penembakan yang Diduga Dilakukan Oleh Anak Bupati Majalengka

Ditemui di kawasan Jalan Sukajadi Bandung, Selasa, tampak ada luka perban di lengan kirinya, diduga bekas luka tembak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Panji Ceritakan Penembakan yang Diduga Dilakukan Oleh Anak Bupati Majalengka
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Panji Pamungkasandi (40) saat menceritakan jadi korban penembakan di Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Panji Pamungkasandi (40) mengaku jadi korban penembakan di Kabupaten Majalengka pada Minggu (10/11). I

Ia menyebut pelakunya bernama Irfan Nur Alam, Kabag Ekonomi Setda Pemkab Majalengka.

Ditemui di kawasan Jalan Sukajadi Bandung, Selasa (12/11/2019), tampak ada luka perban di lengan kirinya, diduga bekas luka tembak.

Peristiwa penembakan terjadi di sebuah ruko di Jalan Cigasong.

Saat itu, diakuinya, ia sedang menunggu kehadiran Irfan terkait pembayaran uang proyek.

"Saya menunggu di mobil, sampai ketiduran.

Rekomendasi Untuk Anda

Tiba-tiba saya didatangi orang pak Irfan, memaksa keluar dari mobil dan akhirnya saya masuk ke ruko," katanya.

Sesaat sebelum memasuki ruko tersebut, ia mengaku sempat dihampiri Irfan sambil menenteng senjata di tangan kanannya.

Baca: Bupati Majalengka Akui Irfan Nur Alam yang Dikabarkan Terkait dengan Kasus Penembakan Adalah Anaknya

Baca: Bupati Majalengka Akui Irfan Nur Alam yang Dikabarkan Terkait dengan Kasus Penembakan Adalah Anaknya

Baca: Anaknya Disebut Terlibat Penembakan, Ini Kata Bupati Majalengka

"Dia bilang waktu itu kamu disini bikin masalah bikin rusuh terus.

Dia sambil menodongkan senjata," katanya.

Saat menodongkan senjata itulah, Panji mengaku menepis tangan Irfan supaya senjata tidak mengarah kepadanya.

Sempat ada upaya perlawanan dari Irfan saat Panji menyingkirkan senjata yang diarahkan padanya.

‎"Dari situ ada suara letusan dari senjata kena tangan saya dan rekan pak Irfan. Saat itu, saya dibawa ke dalam ruko.

Panji Pamungkasandi (40) mengaku jadi korban penembakan Kabupaten Majalengka
Panji Pamungkasandi (40) mengaku jadi korban penembakan di Kabupaten Majalengka (Mega Nugraha)

Uangnya Rp 500 juta diberikan dari pak Irfan sambil dilempar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas