Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rendy Tewas Dipatuk Ular Kobra, Komunitas Reptil: King Kobra Tidak Umum untuk Dipelihara

Ketua Aspera mengatakan, ular berbisa mematikan, terlebih berjenis king kobra tidak umum untuk dijadikan koleksi hewan peliharaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Rendy Tewas Dipatuk Ular Kobra, Komunitas Reptil: King Kobra Tidak Umum untuk Dipelihara
@instagram.com/infodepok_id
Rendy Tewas Dipatuk Ular Kobra, Komunitas Reptil: King Kobra Tidak Umum untuk Dipelihara 

Ketua Aspera mengatakan ular berbisa mematikan, terlebih berjenis king kobra tidak umum untuk dijadikan koleksi hewan peliharaan.

TRIBUNNEWS.COM - Rendy Arga Yudha (18) meninggal dunia akibat dipatuk ular king kobra peliharannya di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Minggu (10/11/2019) pagi

Diketahui, Rendy dirawat di RSUI setelah dipatok ular kobra, Rabu (6/11/2019).

Nyawanya tidak tertolong meskipun telah menjalani perawatan intensif selama 4 hari.

Ketua Komunitas Pencinta Reptil Aspera, Roy Silalahi mengatakan, ular berbisa mematikan, terlebih berjenis king kobra tidak umum untuk dijadikan koleksi hewan peliharaan.

Ketua Aspera mengatakan, ular berbisa mematikan, terlebih berjenis king kobra tidak umum untuk dijadikan koleksi hewan peliharaan.

Bahkan untuk kalangan pencita reptil pun, ular bernama ilmiah Ophiophagus hannah ini tidak ditunjukkan ke khalayak umum.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Kemenkeu Umumkan Formasi CPNS 2019, Berikut Rician Unit Penempatan Eselon I

"Kita aja dari komunitas jarang, bahkan gak pernah menunjukkan ular king kobra."

"Kalau sekadar edukasi iya," ungkap Roy saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (11/11/2019) kemarin.

Roy melanjutkan, tidak ada aturan yang jelas tentang memelihara king kobra.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas