Tegur Pemotor Ugal-ugalan yang Nyaris Menabraknya, Dosen Muda di Kupang Babak Belur Dikeroyok
Seorang dosen muda di Kota Kupang babak belur akibat dikeroyok empat orang pada Jumat (29/11/2019).
Editor: Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, KUPANG- Seorang dosen muda di Kota Kupang babak belur akibat dikeroyok empat orang pada Jumat (29/11/2019).
Setelah mengeroyok dosen muda itu, para pelaku merampas tas dan handphone merek Vivo dan helm milik korban.
Korban pengeroyokan itu adalah warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Kepada Pos Kupang, korban mengaku dianiaya hingga mengalami sejumlah luka lebam di wajah dan sakit pada tubuh.
Kronologis kejadian, saat itu dosen muda itu sedang dalam perjalanan pulang dari tempat rekannya di wilayah Tofa, Kota Kupang menggunakan sepeda motornya.
Saat itu, seorang pelaku yang menggunakan motor jenis trail mengendarai kendaraannya secara ugal-ugalan.
"Saya sudah lihat dia bawa motor ugal-ugalan dan membahayakan pengendara motor lainnya," katanya.
Lebih lanjut, saat tiba di Bundaran Penghijauan, korban hampir ditabrak oleh pelaku menggunakan motornya.
Korban pun menegur pelaku namun dibalas dengan ancaman oleh pelaku.
"Kakak diam sa (saja) nanti beta (saya) bunuh kakak," katanya mengulangi perkataan pelaku.
Selanjutnya, keduanya memarkirkan motornya di TKP dan terjadi adu mulut.
Tidak lama berselang, pelaku yang melihat tiga rekannya kebetulan melintas langsung memukul korban.
Melihat pelaku yang belum diketahui identitasnya ini memukul korban, 3 rekan pelaku pun melakukan pengeroyokan.
"Kami sempat adu mulut, karena dia lihat temannya datang, dia merasa kuat lalu pukul saya di kepala," katanya.