Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Viral Media Sosial

Viral Video Seorang Ibu Tega Seret Anaknya yang Masih Balita, Berikut Tanggapan Psikolog

Viral video yang menayangkan seorang ibu menyeret anak kandungnya yang masih berusia sekitar tiga tahun di tanah. Psikolog memberikan tanggapannya.

Viral Video Seorang Ibu Tega Seret Anaknya yang Masih Balita, Berikut Tanggapan Psikolog
kolase serambinew, ilustrasi newsx.com
Viral ibu di Aceh seret anaknya sekitar 12 meter 

Ismail menambahkan, NU baru saja tinggal di Kecamatan Meuraxa sekitar tiga bulan.

Sementara itu, sang suami bekerja di luar kota.

"Suaminya saat ini tidak berada di Banda Aceh, karena berdinas di luar Provinsi Aceh," ungkap Ismail.

Tanggapan Psikolog

Melihat kasus tersebut, seorang Psikolog Anak dan Keluarga Adib Setiawan, S. Psi., M. Psi menduga NU mengalami depresi atau baby blues.

Menurut Adib, kondisi itu dialami NU lantaran dirinya masih memiliki bayi berusia sekitar satu tahun dan masih menyusui.

"Saya melihat, dia (NU) itu kan masih menyusui juga, kemungkinan besar ibu ini mengalami depresi atau kesedihan yang mendalam, atau biasa dikenal dengan baby blues," ungkap Psikolog Anak dan Keluarga dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia itu, saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (3/12/2019).

Lebih lanjut, berdasarkan pengalaman prakteknya, Adib melihat tindakan NU tersebut terjadi karena tekanan-tekanan yang terpendam.

"Ibu ini kan tekanannya sudah banyak, artinya ini tekanan-tekanan yang sudah mengumpul," jelasnya.

"Tekanan dari dia punya anak pertama, anak kedua, sehingga si ibu ini sudah benar-benar tidak tahu caranya mengasuh anak ini seperti apa," sambung psikolog praktekpsikolog.com itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas