Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta Baru, Hakim Jamaluddin Diperkirakan Tewas Pada Dinihari Sebelum Ditemukan

Fakta baru atas kematian Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin pada 29 November silam kembali muncul.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Fakta Baru, Hakim Jamaluddin Diperkirakan Tewas Pada Dinihari Sebelum Ditemukan
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK 

Almarhum juga mengatakan setelah ke bandara akan langsung ke kantor PN Medan.

“Siapa yang akan dijumpai saya tidak tahu. Bapak tidak cerita ke saya siapa yang ingin berjumpa,” sebutnya dalam wawancara dengan sejumlah wartawan di kediamannya di rumah duka di Nagan Raya setelah prosesi pemakaman suaminya pada Sabtu (30/11/2019) petang.

Apalagi selama ini, kata Zuraida, suaminya terkadang pulang bisa sampai malam hari dan pergi ke kantor bisa lebih pagi sehingga tidak pernah menaruh rasa curiga.

Terkait ditemukan suaminya meninggal, Zuraida meminta kepolisian di Medan dapat mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

Sebab, kasus kematian suaminya di dalam mobil dengan kondisi tidak wajar.

Seperti ditemukan memar di hidung, dan berada di bangku tengah.

“Saya lihat kondisi bapak memar di hidung ketika dibawa ke rumah sakit. Harapan saya (kasus) ini segera terungkap,” harap Zuraida.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementarta itu polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa penelepon misterius tersebut.

"Itu nanti tim IT kita yang bekerja. Tim masih bekerja di lapangan untuk mengungkap kasus ini," kata Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Edward Saragih, Selasa (3/12/2019).

Edward menyebutkan hingga saat ini pihaknya terus menggali keterangan dari berbagai pihak agar secepatnya kasus tersebut terkuak.
Termasuk, juga akan mengecek kebenaran informasi adanya penelpon tersebut.

"Hingga saat ini belum dicek," sebut Edrward singkat.

Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat almarhum Jamaluddin.

"Sedang didalami. Artinya bahwa kemungkinan dibunuh. Kayaknya orangnya (pelaku pembunuhan) tidak jauh," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/12/2019).

Kapolda tidak memerinci apakah pelaku yang diudga membunuh adalah keluarga atau rekan kerja korban.

"Tunggu saja perkembangannya, ya," ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas