Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelajar di Solo Pamer Alat Kelamin di Depan Wanita, Ini Dampak Kecanduan Film Porno bagi Remaja

Psikolog Keluarga, Adib Setiawan S.Psi., M.Psi, mengatakan setidaknya ada tujuh dampak ketika seorang remaja kecanduan film porno,berikut selengkapnya

Pelajar di Solo Pamer Alat Kelamin di Depan Wanita, Ini Dampak Kecanduan Film Porno bagi Remaja
(OcusFocus)
Ilustrasi pornografi lewat ponsel - Jajaran Polresta Surakarta menangkap A (17), seorang pelajar di Solo, diduga melakukan tindak asusila dengan memamerkan alat kelaminnya di tempat umum. Menurut Psikolog Keluarga, Adib Setiawan, ada tujuh dampak ketika seorang remaja kecanduan film porno,berikut selengkapnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Jajaran Polresta Surakarta menangkap A (17), seorang pelajar di Solo, diduga melakukan tindak asusila dengan memamerkan alat kelaminnya di tempat umum.

Aksi yang dilakukan oleh pelajar kelas XII di salah satu SMA di Solo tersebut sempat viral di media sosial (medsos).

Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai mengatakan, pelaku memamerkan alat kelaminnya di depan kos putri di kawasan Jebres, Solo, Jumat (15/11/2019) lalu, sekitar pukul 01.00 WIB.

"Pengakuan pelaku melakukan itu untuk menyalurkan nafsu birahinya," ujar Andy, Rabu (11/12/2019).

Dia menambahkan, sambil tiduran di atas sepeda motor, pelaku memamerkan alat kelaminnya di depan tempat kos yang mayoritas dihuni perempuan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru sekali melakukan hal itu di depan umum.

"Katanya baru satu kali. Pengakuan dari pelaku kecanduan film porno," tutur Andy.

Baca: Abdul Fickar Hadjar Sebut Memiskinkan Koruptor Lebih Membuat Jera daripada Hukuman Mati

Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai dalam pers tulis kasus tindak asusila di Mapolreta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2019).
Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai dalam pers tulis kasus tindak asusila di Mapolreta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2019). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 281 tentang Tindak Pidana Merusak Kesopanan di Muka Umum.

Karena masih di bawah umur, pelaku dikenakan Undang-undang No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Pelaku akan kita konsultasikan dengan psikiater untuk mengecek kejiwaannya," pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas