Tribun

Tergiur Upah Rp 500 Ribu, Gadis Penjual Es Antar Sabu-sabu ke Lapas, Begini Nasibnya

Apes betul nasib DR, perempuan berusia 26 tahun yang sehari-hari berjualan es di sekitar Stasiun Tawang Kota Semarang.

Editor: Sugiyarto
Tergiur Upah Rp 500 Ribu, Gadis Penjual Es Antar Sabu-sabu ke Lapas, Begini Nasibnya
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, menunjukkan barang bukti bungkus kopi Good Day dan sabu- sabu yang DR sembunyikan di celana dalamnya dalam Press Conference di Mapolres Tegal Kota, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, TEGAL - Apes betul nasib DR, perempuan berusia 26 tahun yang sehari-hari berjualan es di sekitar Stasiun Tawang Kota Semarang.

DR tertangkap membawa satu paket sabu- sabu seberat 4,90 gram ke dalam Lapas Kelas II B Tegal, pada Sabtu (11/1/2020) pukul 11.30 WIB.

Bermula dari iming- iming Rp 500 ribu, DR nekat menjadi kurir untuk diantarkan ke salah seorang napi.

 

Petugas lapas memeriksa DR sebelum membesuk napi yang akan dikunjungi.

Awalnya ia mengaku kepada petugas sedang haid.

Namun, saat diperiksa kemudian petugas menemukan sesuatu yang mengganjal di celana dalam DR.

"Akhirnya ketahuan. Di celana dalamnya ada bungkus kopi kemasan Good Day. Ketika dibuka isinya sabu- sabu," kata AKBP Rondhijah dalam Press Conference di Mapolres Tegal Kota, Senin (13/1/2020).

AKBP Rondhijah mengatakan, dari hasil pemeriksaan DR adalah seorang kurir.

Pelaku pun saat dites hasilnya negatif dari pengaruh narkoba.

DR juga mengaku baru pertama kali mengantarkan sabu- sabu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas