Tribun

Wacana Provinsi Solo Raya, Bupati Karanganyar: Mau Lari ke Mana Anak Muda Ini? Jakarta Sudah Banjir

Juliyatmono menilai dengan status pemerintahan yang ada dari 6 kabupaten yang berdiri sendiri-sendiri, membuat anak muda terbatas ruang geraknya.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Ifa Nabila
Wacana Provinsi Solo Raya, Bupati Karanganyar: Mau Lari ke Mana Anak Muda Ini? Jakarta Sudah Banjir
Dok. TribunSolo.com
Bupati Karanganyar saat menjadi pemateri di acara Obrolan Mepet Sawah di Kantor Tribunnews, Kamis (16-1-2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan salah satu urgensi pembentukan Provinsi Solo Raya adalah mewadahi potensi kaum milenial.

Mereka diharapkan mampu berkembang secara kompetitif dengan keberadaan Provinsi Solo Raya.

Juliyatmono menilai dengan status pemerintahan yang ada dari 6 kabupaten dan 1 kota yang berdiri sendiri-sendiri, membuat mereka (kaum milenial) terbatas ruang geraknya.

"Mau lari ke mana anak muda ini? Jakarta sudah banjir, sudah kayak begitu. Ke Semarang juga jauh," katanya saat menjadi pemateri di acara Obrolan Mepet Sawah di Kantor Tribunnews, Kamis (16/1/2020).

Juliyatmono juga menyakini kehadiran Provinsi Solo Raya mampu mempercepat proses penyelesaian masalah.

"Improvisasi akan cepat, disamping akan memberikan pelayanan yang cepat untuk mengeksekusi keputusan apapun," lanjutnya.

Ia juga bermimpi kehadiran provinsi baru tersebut akan memperbaiki semua sektor yang ada.

"Betapa dasyatnya kalau jadi provinsi. Solo Raya karena wilayahnya berdekatan akan menjadi kota-kota semua"

"Pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan seterusnya, akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat luas," tandasnya.

Baca: Fakta-fakta Viral Video Maling Kambing Dimasukan Karung yang Tertangkap CCTV Warga

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas