Tribun

Tak Kuat Disiksa Ibu Kandung Tanpa Alasan, Remaja di Samarinda Beberapa Kali Berniat Bunuh Diri

RM (16) dan dua saudaranya sudah sering berniat mau bunuh diri. Hal itu karena tak kuat dengan siksaan yang diterima.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Tak Kuat Disiksa Ibu Kandung Tanpa Alasan, Remaja di Samarinda Beberapa Kali Berniat Bunuh Diri
MobileODT.com
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM - RM (16) dan dua saudaranya sudah sering berniat mau bunuh diri.

Hal itu karena tak kuat dengan siksaan yang diterima.

Tanpa Alasan Namun, akhirnya ia mengurungkan niatnya.

Remaja yang tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur ini bahkan pernah berkali-berkali berpikir mencoba untuk bunuh diri dengan melompat dari atap rumah.

Sudah berkali-kali ketiga bersaudara ini menceritakan kekerasan yang dialami ke ayah kandungnya.

Tapi respons ayahnya lamban. Bahkan, menurut RM, ayahnya lebih mempercayai ibunya.

Baca: Misteri Driver Taksol Surabaya Bunuh Diri, Sikap Riang Tutupi Gelagat, Sempat Bercanda bareng Istri

"Kami tunjukin bekas lebam, memar ke bapak. Tapi bapak bilang, 'sabar ya nak, nanti bapak beritahu mama'. Begitu terus kata bapak," ungkap RM saat ditemui Kompas.com di sebuah rumah makan di Jalan Pasundan, Samarinda, Jumat (24/1/2020).

Saat ditemui, RM didampingi Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPA) Kaltim, Rina Zainun.

Tak hanya pukulan, maki dan cacian sering dialami ketiga anak ini.

RM mengaku sering diteriaki ibunya menggunakan kata-kata kasar.

Baca: Dokter Forensik Tak Temukan Penyebab Kematian Balita Tanpa Kepala, Hanya Temukan Sisik di Tubuhnya

"Pukulan itu biasanya spontan, tapi makian hampir kami alami setiap saat," kata dia.

Saat pergi sekolah, ibunya tak memberi uang jajan.

RM dan kakaknya akhirnya bekerja untuk mencukupi kebutuhan sekolahnya.

Usai pulang sekolah, RM bekerja di angkringan guna mencukupi kebutuhan sekolah.

Kadang dibantu sang kakak.

Baca: Pengasuh Jadi Tersangka Kasus Balita Tanpa Kepala, Ini Kata Ahli Tentang Kemungkinan di Persidangan

Ketiga bersaudara ini tak pernah merasakan kasih sayang dari ibu.

Hanya ada yang pukulan dan makian.

"Kami ingin ibu peluk dan kasih sayangnya. Kami ingin diajak curhat bagaimana di sekolah. Itu tidak pernah kami rasakan dari seorang ibu kandung," ungkapnya. (Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Tahun Disiksa Ibu Kandung Tanpa Alasan, Remaja Ini Berkali-kali Berniat Bunuh Diri

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas