Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Andre Rosiade Jebak PSK, Humas Polda Sumbar: Pak Andre Membantu Tugas Kepolisian

Polisi Tegaskan Posisi Andre Roside saat Penggerebekan Prostitusi Online Sebagai Masyarakat Biasa, Politikus Partai Gerindra, polda sumbar

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Miftah
zoom-in Andre Rosiade Jebak PSK, Humas Polda Sumbar: Pak Andre Membantu Tugas Kepolisian
Tangkap layar Kompas TV
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade 

TRIBUNNEWS.COM - Penggerebekan pekerja seks komersial dengan memanfaatkan jaringan online yang melibatkan anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menjadi gaduh dan mendapat banyak sorotan dari publik.

Sebelumnya Politikus Partai Gerindra ini mengikuti penggerebekan terhadap seorang pekerja seks komersial (PSK) pada 26 Januari lalu di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat.

Ada yang menyebut Andre sengaja menjebak para pelaku dan ada pihak mempertanyakan kewenangannya saat terlibat penggerebekan tersebut.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menjelaskan posisi Andre saat kejadian tersebut sebagai masyarakat biasa yang memberikan infomasi kepada pihak berwenang.

"Untuk Pak Andre nya hanya sebagai pemberi infomasi dalam  kegiatan itu," kata Stefanus saat dihubungi Tribunnews, Kamis (6/2/2020).

Ia menegaskan Andre sebagaimana masyarakat lainnya yang membantu tugas institusi kepolisian dalam mengungkap suatu kasus.

"Pak Andre membantu tugas kepolisian, untuk mengungkap tindak pidana," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Stefanus selama ini banyak tindak pidana berhasil diselesaikan berawal dari infomasi masyarakat.

"Karena masyarakat kalau memberikan infomasi kepada kepolisian."

"Ya memang banyak terungkap dari kasus-kasus berkat bantuan dari laporan atau infomasi masyarakat," ujar Stefanus.

Baca: Andre Rosiade Gerebek PSK di Padang, Cucu Bung Hatta Beri Sindiran Menohok

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat ditemui dalam acara pisah sambut Wakapolda Sumbar, Senin (30/12/2019).
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat ditemui dalam acara pisah sambut Wakapolda Sumbar, Senin (30/12/2019). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Stefanus melanjutkan, dari hasil penyidikan sementara nama Andre tidak dimasukan dalam penyusunan pemberkasan laporan.

Baik sebagai pelapor maupun saksi atas penggerebekan kasus prostitusi online ini.

Ini dikarenakan waktu kejadian telah ada petugas kepolisian bersama Andre.

"Itu bisa tidak dimasukan dalam berkas karena sudah ada polisi yang di sana melakukan tugasnya, sifatnya kan tertangkap tangan"

"Sudah terwakilnya posisi Pak Andre oleh anggota kami," kata Stefanus.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas