Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

FAKTA Ayah di Jambi Setubuhi Anak Kandung Lebih dari 100 Kali: Terjadi Awal 2017 hingga Januari 2020

Seorang ayah di Jambi berinisial SD (42), tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang mengalami keterbelakangan mental.

FAKTA Ayah di Jambi Setubuhi Anak Kandung Lebih dari 100 Kali: Terjadi Awal 2017 hingga Januari 2020
Tribun Jambi/M Ferry Fadly
SD (42), warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, yang menyetubuhi anak kandung lebih dari 100 kali. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ayah di Jambi berinisial SD (42), tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang mengalami keterbelakangan mental.

SD telah diamankan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi.

Anak yang menjadi korban ayahnya tersebut berinisial XYZ (12), tinggal di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Hari mengatakan, korban tak tahu jika perbuatan ayahnya itu adalah salah.

"Dikarenakan korban masih anak-anak dan terlebih karena korban ini mengalami keterbelakangan mental, sehingga korban tidak tahu dan menuruti apa yang dilakukan oleh ayahnya," kata Suhardi, dikutip dari TribunJambi.com, Kamis (20/2/2020).

Baca: Ayah Bejat Cabuli Putrinya Sejak 3 Tahun Lalu Saat Sang Istri Sakit Hingga Meninggal Dunia

Selain itu, SD juga melakukan paksaan dan tekanan kepada korban, agar menuruti kemauannya.

"Paksaan pasti ada dan ancaman juga diberikan kepada si anak agar menuruti nafsu dari ayahnya," ungkapnya.

SD (42), warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, yang menyetubuhi anak kandung lebih dari 100 kali.
SD (42), warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, yang menyetubuhi anak kandung lebih dari 100 kali. (Tribun Jambi/M Ferry Fadly)

Suhardi berujar, ayah dan anak ini hanya tinggal berdua di rumah, karena istri SD telah meninggal dunia.

"Korban dan pelaku memang serumah, tidak ada orang lain di rumah pelaku, sehingga pelaku leluasa melancarkan nafsunya," jelasnya.

Baca: VIRAL Kasus Adik Hamili Kakak Kandung & Buang Bayinya, Psikolog: Tontonan Anak Harus Diperhatikan!

Demi mengetahui kondisi kejiwaan pelaku dan korban, Polresta Jambi akan memanggil psikolog.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Nuryanti
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas