Tribun

Sempat Diingatkan Warga, Pembina Pramuka SMP 1 Turi Katakan 'Nggak Apa-apa Kematian di Tangan Tuhan'

Tita Farza korban hanyut kegiatan susur sungai SMPN 1 Turi Sleman katakan pembina tak mengindahkan peringatan warga, sebut kematian di tangan Tuhan.

Penulis: Rica Agustina
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
zoom-in Sempat Diingatkan Warga, Pembina Pramuka SMP 1 Turi Katakan 'Nggak Apa-apa Kematian di Tangan Tuhan'
kolase tribunnews: BPBD DIY/TribunJogja
Susur sungai SMPN 1 Turi Sleman berakhir duka 

TRIBUNNEWS.COM - Siswi SMPN 1 Turi, Tita Farza Pradita yang menjadi salah satu korban hanyut saat kegiatan susur sungai Sempor Sleman menceritakan peristiwa yang menimpanya.

Tita menyebut, sebelum hanyut ia sempat bertemu dengan pembina ekstrakurikuler Pramuka-nya.

Pembina hanya mengatakan kepada Tita dan teman-temannya agar berhati-hati.

Ia pun sempat menyaksikan saat pembinanya diperingatkan oleh warga sekitar di sungai untuk menghentikan kegiatan.

Namun, pembinanya tak mengindahkan peringatan warga dan mengatakan bahwa kematian di tangan Tuhan.

"Sempet (ketemu pembina), cuma bilang hati-hati."

"Sama warga udah diingetin mending nggak usah tapi tetep itu (nekat).

"Sempat mendengar (warga memperingatkan), kata kakak pembina 'nggak apa-apa kalau mati juga di tangan Tuhan'," ujar Tita Farza Pradita dilansir dari kanal YouTube Kompastv, Sabtu (22/2020).

Baca: Pengakuan Tersangka Susur Sungai SMP 1 Turi, Punya Ide Tapi Tinggalkan Peserta Meregang Nyawa

Baca: Siswi SMPN 1 Turi Tewas Susur Sungai saat Ultah ke-13, sang Ayah Ungkap Permintaan Terakhir Anaknya

Baca: 10 Korban Tewas Susur Sungai SMPN 1 Turi Ditemukan, Operasi SAR Gabungan Resmi Ditutup Hari Ini

Lebih lanjut, Tita menceritakan, saat di garis start debit air sungai belum terlalu deras.

Debit air kemudian semakin deras saat menjauh dari garis start hingga teman Tita yang bernama Via mengeluh tidak kuat menahan arus.

Tita pun meminta Via untuk berpegangan dipundaknya.

Di waktu yang sama, adik kelas Tita meminta tolong kepadanya.

"Ada adik kelas bilang, 'mbak minta tolong teman saya sudah hanyut dari atas'," ucap Tita.

Lantas Tita menggandeng satu adik kelas di tangan kanan dan satu adik kelas di tangan kirinya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas