Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anak Mengadu Dihukum Makan Tinja oleh Pembina, Orangtua Langsung Meradang dan Melabrak: Pecat Dia!

Anak Mengadu Dihukum Makan Tinja oleh Pembina, Orangtua Langsung Meradang dan Melabrak 'Pecat Dia!'

Anak Mengadu Dihukum Makan Tinja oleh Pembina, Orangtua Langsung Meradang dan Melabrak: Pecat Dia!
thecinemamonster
Ilustrasi dipaksa makan 

TRIBUNNEWS.COM, SIKKA NTT -  Orangtua langsung merasa terhina dan meradang saat dilapori anaknya yang mengadu dihukum makan tinja (kotoran manusia) oleh kakak pembinanya di sekolah.

Sekolah pun langsung dilabrak, kakak pembina yang bersangkutan itu dicari-cari, tuntutan pemecatan melayang. 

Membicarakan tentang kotoran manusia saja biasanya sudah membuat orang merasa jijik.

Apalagi jika sampai mereka dipaksa untuk memakan kotoran manusia.

Bukan hanya merasa jijik, bisa jadi mereka akan mengalami trauma seumur hidup.

Selain tentu saja akan ada risiko kesehatan dari kotoran manusia yang mereka makan tersebut.

Kira-kira, seperti itulah yang dirasakan oleh 77 siswa kelas VII Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Ilustrasi
Ilustrasi (Kolase TribunStyle)

Mereka dihukum memakan kotoran manusia oleh dua orang pendampingnya.

Penyiksaan yang dilakukan oleh pendamping siswa tersebut tersebut dilakukan pada Rabu (19/2/2020).

Salah seorang siswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku hanya bisa pasrah dengan hukuman yang diberikan itu.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Agung Budi Santoso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas